Loading...
Loading…
KPK Ancam Telanjangi Formula E, Mas Anies Digodain Ferdinand: Tunggulah Waktunya...

KPK Ancam Telanjangi Formula E, Mas Anies Digodain Ferdinand: Tunggulah Waktunya...

Ekonomi | wartaekonomi | Sabtu, 06 November 2021 - 23:57

Mantan Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, memberikan dukungan penuh kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan mengusut tuntas dugaan korupsi balapan mobil listrik Formula E DKI Jakarta.

Saya mendukung @KPK_RI untuk mengusut tuntas skandal dugaan korupsi ajang Formula E, yang hingga kini gelap gulita bahkan @aniesbaswedan selalu menghindar dari transparansi dana Triliunan yang sudah keluar dari APBD untuk balapan tak berguna ini, cuitnya dalam akun Twitternya, seperti dilihat, Sabtu (6/11/2021).

Ia meyaknini jika KPK tidak akan kesulitan dalam menemukan unsur pidana dalam skandal Formula E.

Makanya Anies memaksakan Juni 2022 sebagai pembenaran uang yang keluar. @KPK_RI jangan percaya balap odong-odong menjadi bukti penyerapan triliunan APBD, cetusnya lagi.

Bahkan, Ferdinand juga sempat melontarkan sindiran kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang kemungkinan tidak bisa tenang mendengar kabar KPK akan menyelidiki Formula E.

Tidur pun mulai terganggu!! Miring kiri ngga enak, miring kanan sesak, telentang kesan nyerah. Tunggulah waktunya Nies!!, tukasnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri menegaskan pihaknya akan terus menindaklanjuti kasus dugaan korupsi balapan mobil listrik Formula E di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Tak tanggung-tanggung, Firli menyebut pihaknya dalam waktu dekat akan menetapkan tersangkanya.

Menurut dia, penetapan tersangka dilakukan berdasarkan 2 alat bukti yang cukup untuk kemudian penanganan perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan.

"Prinsipnya, kami sungguh mendengar harapan rakyat bahwa Indonesia harus bersih dari korupsi," cetusnya, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/11/2021) kemarin.

Lanjutnya, ia mengatakan pihaknya sedang mengusut kasus tersebut.

Karena itu, ia meminta kepada masyarakat untuk bersabar lantaran pihaknya masih tersbeu tmencari alat bukti di event tersebut.

Kami sedang bekerja, tegas Firli.

Original Source

Topik Menarik

{