Loading...
Loading…
Meskipun Dibutuhkan, Dosis Suntik Vitamin C Perlu Diperhatikan karena...

Meskipun Dibutuhkan, Dosis Suntik Vitamin C Perlu Diperhatikan karena...

Ekonomi | wartaekonomi | Senin, 25 Oktober 2021 - 11:40

Suntik vitamin C perlu dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, khususnya di era pandemi. Dosis vitamin C juga bsa menangkal datangnya penyakit tertentu, salah satunya sariawan dan panas dalam.

Namun, suntik vitamin C tak bisa dilakukan dengan dosis yang asal. Jika tidak dilakukan dengan prosedur yang tepat, maka akan bisa menimbulkan reaksi berbahaya bagi tubuh.

Dilansir dari laman kesehatan Hello Sehat , efek samping yang paling sering terjadi dari menyuntikkan vitamin C ke tubuh adalah munculnya rasa nyeri dan pembengkakan pada area bekas suntikkan.

Akan tetapi, jika Anda menggunakan vitamin C lebih dari dosis amannya, tentu akan ada efek samping dari kelebihan dosis vitamin C.

Mungkin bagi Anda yang ingin menyuntikkan vitamin C dalam dosis yang cukup tinggi perlu berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter. Hal ini bertujuan agar Anda mengetahui risiko apa saja yang mungkin saat suntik vitamin C dilakukan.

Misalnya, jika Anda memiliki gangguan terhadap batu ginjal, mungkin sebaiknya suntik vitamin C tidak dilakukan. Hal tersebut dikarenakan terdapat orang yang mengalami gagal ginjal setelah melakukan suntik vitamin C.

Maka itu, bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit batu ginjal sangat tidak direkomendasikan menggunakan suntikan vitamin C dosis tinggi.

Selain itu, vitamin C juga dapat meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan yang Anda konsumsi. Apabila vitamin C yang Anda gunakan terlalu tinggi, mungkin tubuh Anda akan menyerap terlalu banyak zat besi dan bisa menimbulkan masalah baru bagi kesehatan.

Bahkan, ketika Anda memiliki riwayat penyakit anemia defisiensi G6PD, suntik vitamin C dengan dosis tinggi bisa menimbulkan risiko hemolisis.(*)

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{