Masalah Kurang Tidur Tidak Bisa Dianggap Remeh, Dampaknya…

wartaekonomi | Ekonomi | Published at Jumat, 15 Oktober 2021 - 02:40
Masalah Kurang Tidur Tidak Bisa Dianggap Remeh, Dampaknya…

Bagi sebagian orang, istirahat dengan sekedar melakukan tidur malam tidak terlalu penting terlebih jika mereka merasa kuat untuk melanjutkannya. Padahal terlepas dari seseorang kuat untuk melanjutkan kegiatannya, tidur adalah hal yang penting.

Ada juga sebagian orang yang melakukan nabung tidur yang biasanya dilakukan di akhir pekan. Pada kasus ini mereka memilih menunda waktu tidur mereka dan memotongnya untuk melanjutkan kegiatan dan istirahat mereka dialihkan saat akhir pekan.

Jika Anda berfikir untuk melakukan hal tersebut, alangkah lebih baiknya melanjutkan membaca tulisan ini. Hal ini karena ternyata masalah kurang tidur bukan hanya sekedar balas dendam di akhir pekan. Masalah kurang tidur ini tidak bisa dianggap remeh.

Melansir laman kesehatan Healthline , Jeremi Ochab, PhD, asisten profesor di Universitas Jagiellonian di Krakow, Polandia, yang terlibat dalam penelitian terkait hal ini mengungkapkan kurang tidur memiliki hubungan dengan beberapa masalah kesehatan yang penting, termasuk gangguan kardiometabolik seperti tekanan darah tinggi, sindrom metabolik, dan diabetes melitus.

Menurut penelitian, kurang tidur pasti mempengaruhi kita mungkin lebih lama dari yang kita duga.

Ochab juga mencatat bahwa perasaan subjektif seseorang tentang seberapa baik mereka telah pulih mungkin tidak akurat. Dia mengatakan peserta studi melaporkan perasaan bahwa suasana hati dan kantuk mereka yang biasa telah kembali, meskipun tes menunjukkan mereka belum sepenuhnya pulih.

Kimberly Fenn, PhD, seorang profesor di Departemen Psikologi di Michigan State University, yang bukan bagian dari penelitian ini, mencatat, bagaimanapun, bahwa penelitian ini memiliki ukuran sampel yang kecil dan harus ditafsirkan dengan hati-hati.

Tapi, tambahnya, ini konsisten dengan apa yang diyakini oleh banyak ilmuwan yang terlibat terkait penelitian tidur yakni kurang tidur dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang.

"Saya pikir penelitian ini, dan lainnya, menimbulkan pertanyaan kritis mengenai sejauh mana individu dapat pulih dari kurang tidur," kata Fenn.

Meskipun penelitian ini sedikit kurang bertenaga dan memerlukan replikasi, saya pikir itu memaparkan publik pada bahaya kurang tidur.

Mudah-mudahan bisa meningkatkan kesadaran dan mendorong masyarakat untuk memprioritaskan tidur, imbuhnya

Artikel Asli