Bank Mandiri Bangun Sarana Desalinasi Air Laut Labuan Bajo

republika | Ekonomi | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 12:05
Bank Mandiri Bangun Sarana Desalinasi Air Laut Labuan Bajo

REPUBLIKA.CO.ID, LABUAN BAJO -- Bank Mandiri konsisten memperkuat daya dukung infrastruktur wilayah pada sektor pariwisata. Kali ini, Bank Mandiri berkolaborasi dengan BUMN Konstruksi PT Indra Karya (Persero) mendukung pembangunan fasilitas desalinasi air laut dengan nilai bantuan mencapai sebesar Rp 2,1 miliar.

Nantinya, fasilitas pemisahan air laut yang terletak di sekitar Tempat Pelelangan Ikan Labuan Bajo tersebut akan menjadi salah satu proyek infrastruktur utama di kawasan wisata superprioritas tersebut. Pasalnya, saat ini ketersediaan air bersih yang layak konsumsi merupakan salah satu persoalan mendesak yang harus diselesaikan oleh pemerintah setempat.

Menurut Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi, inisiatif kolaborasi antara Bank Mandiri dan Indra Karya ini merupakan sebuah tindakan nyata yang mengacu pada budaya kerja BUMN yaitu AKHLAK (Amanah, Kolaboratif, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif) guna mewujudkan masyarakat BUMN yang kian adaptif terhadap perkembangan terkini.

Seiring dengan semangat BUMN untuk Indonesia, kami meyakini sinergi ini akan dapat mewujudkan Labuan Bajo yang lebih maju dan sejahtera sehingga semakin menarik perhatian wisatawan lokal dan mancanegara. Hal ini juga menjadi konsistensi Bank Mandiri dalam mendukung pembangunan Labuan Bajo yang telah dilakukan selama ini kata Darmawan saat meresmikan fasilitas tersebut bersama Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi dan Dirut Indra Karya Milfan Rantawi.

photo
Bank Mandiri berkolaborasi dengan BUMN Konstruksi PT Indra Karya (Persero) mendukung pembangunan fasilitas desalinasi air laut dengan nilai bantuan mencapai sebesar Rp 2,1 miliar. - (Bank Mandiri)

Di Labuan Bajo sendiri, Bank Mandiri telah melakukan sejumlah kegiatan sosial seperti pembangunan Dermaga Pulau Rinca dengan anggaran Rp 730 juta, pembangunan ruang kelas dan rumah Guru SD Papagarang dengan nilai bantuan Rp 4 miliar, pengadaan peralatan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sejumlah Rp 280 juta, serta pembangunan infrastruktur sanitasi penanggulangan Covid-19 sejumlah Rp 380 juta.

Artikel Asli