Stokc Split, Saham BCA Menarik Dikoleksi Jangka Panjang

inewsid | Ekonomi | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 10:11
Stokc Split, Saham BCA Menarik Dikoleksi Jangka Panjang

JAKARTA, iNews.id - Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) setelah stock split berada di kisaran Rp7.000-an per lembar dan pagi ini, saham BBCA dibuka pada level Rp7.600. Menurut sejumlah analis, saham BBCA saat ini menarik dikoleksi dalam jangka panjang.

Adapun pada penutupan perdagangan kemarin, Rabu (14/10/2021), saham BBCA mengalami kenaikan Rp200 atau 2,73 persen ke Rp7.525 per saham dengan 210,89 juta lembar saham diperdagangkan dan transaksi perdagangan mencapai Rp1,60 triliun.

Pengamat Pasar Modal Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Reza Priyambada mengatakan, saham BBCA menarik untuk dikoleksi. Alasannya, selain kinerja saham BBCA yang telah teruji, dengan adanya stock split maka harga sahamnya akan lebih rendah sehingga menarik untuk dikoleksi.

"Selain itu, sebaran pemegang sahamnya juga lebih luas sehingga diharapkan dapat menambah likuiditasnya," kata Reza kepada MNC Portal Indonesia , Kamis (14/10/2021).

Meskipun saat ini harga sahamnya lebih rendah dan menarik untuk dikoleksi, Reza menyebut, pergerakan saham BBCA ke depannya tergantung bagaimana BBCA mampu menjaga konsistensi kinerjanya.

"Karena ini akan menjadi alasan menarik atau tidaknya BBCA di mata investor, apalagi dengan kehadiran bank-bank digital maka akan kita lihat seperti apa kemampuan BBCA dalam persaingan tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Founder Finansialku Melvin Mumpuni menilai saham BBCA cocok untuk investasi jangka panjang karena BCA merupakan empat bank besar dengan kondisi keuangan perusahaan yang sehat dan bertumbuh.

"Saham BBCA bisa menjadi salah satu core stock di portofolio investasi," ucapnya, dikutip dari Antara .

Hal senada dikatakan analis Indo Premier Mino. Menurutnya, saham BBCA lebih baik dimanfaatkan untuk investasi jangka panjang, meski bisa juga untuk keperluan trading . Saham BBCA kini relatif lebih terjangkau harganya bisa menjadi kesempatan emas bagi investor.

"Kalau menurut saya BBCA lebih cocok untuk invest jangka panjang. Dan betul pasca- stock split dengan harga nominal yang lebih murah, merupakan kesempatan bagi investor untuk beli," ucap Mino.

Adapun aksi korporasi stock split ini sebelumnya telah disetujui dengan rasio 1:5 (1 saham dipecah menjadi 5 saham baru). Nilai nominal per saham BBCA sebelum stock split adalah Rp62,5, sedangkan nilai nominal per saham BBCA setelah stock split menjadi sebesar Rp12,5.

Harga saham BBCA pada pembukaan perdagangan Rabu (13/10/2021) pada Rp7.320 per saham, atau setara dengan Rp36.600 per saham sebelum stock split.

Artikel Asli