Sri Mulyani Temui Menkeu AS Janet Yellen, Ini yang Dibahas

inewsid | Ekonomi | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 09:15
Sri Mulyani Temui Menkeu AS Janet Yellen, Ini yang Dibahas

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani melakukan pertemuan bilateral dengan Menkeu Amerika Serikat (AS) Janet Yellen di Washington DC. Kedua menkeu tersebut membahas topik terkait Kelompok-20 (G20), di mana Indonesia ditetapkan sebagai Presidensi G-20 pada November 2022 mendatang di Konferensi Tingkat Tingggi (KTT) G20 di Riyadh, Arab Saudi.

"Di sela pertemuan G20 Menteri Keuangan dan Bank Sentral di Washington DC, saya melakukan pertemun bilateral dengan Menkeu Amerika Serikat Treasury Secretary Janet Yellen di kantor beliau," kata dia, dikutip dari akunnya di Instagram, Kamis (14/10/2021).

Dia menjelaskan, mereka membahas topik-topik penting G20, di mana Indonesia akan memimpin G20 pada 2022. Pertama aspek dukungan pendanaan kesehatan untuk mencegah bencana pandemi ke depan, menyangkut kemampuan deteksi dini dan riset kesehatan secara global, kapasitas sistem kesehatan di setiap negara, tata kelola serta protokol dan pengaturan kelembagaan termasuk perkuatan peran WHO, lembaga multilateral dan G20.

"Kami juga membahas kesepakatan historis global mengenai perpajakan termasuk penerapan minimum taxation. Upaya mencegah erosi basis pajak, penghindaran pajak dan kompetisi tarif pajak race to the bottom ," ujarnya.

Topik lain yang dibahas, terkait kerangka sustainable finance dan pendanaan agenda perubahan iklim ( climate change ), terutama pelaksanaan komitmen negara maju pada Paris Agreement dalam penyediaan pendanaan bagi negara-negara berkembang untuk menjalankan agenda climate change .

Menurut Sri Mulyani, hubungan bilateral Indonesia dan AS penting, baik dari segi kerja sama perdagangan, investasi, teknologi maupun aspek strategis lainnya. Pemulihan ekonomi AS dan kebijakan moneter dan fiskal yang dilakukan negara paman Sam itu memberikan dampak ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, baik dari segi ekspor dan aliran modal dan teknologi.

"Indonesia harus terus memperkuat fondasi ekonomi dan terus menjaga kepentingan nasional dalam menghadapi kondisi global yang semakin dinamis, kompetitif dan kompleks," ucap Sri Mulyani.

Artikel Asli