Kemenhub Rekayasa Lalu Lintas pada World Superbike

koran-jakarta.com | Ekonomi | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 16:50
Kemenhub Rekayasa Lalu Lintas pada World Superbike

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelar Tactical Floor Game (TFG) atau simulasi manajemen dan rekayasa lalu lintas, sebagai dukungan persiapan penyelenggaraan event balap motor World Superbike (WorldSBK) di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 19-21 November 2021.

Sektetaris Jenderal Kemenhub, Djoko Sasono mengatakan melalui simulasi ini, diharapkan mobilitas pergerakan orang dan kendaraan pada saat event berlangsung dapat berjalan dengan selamat, aman, nyaman, tertib dan sehat, dengan mengutamakan protokol kesehatan yang ketat.

"Kemenhub dan seluruh pemangku kepentingan lainnya telah berkolaborasi dan menyepakati bahwa adanya event ini harus mengutamakan penerapan protokol kesehatan yang ketat," kata Djoko dalam siaran persnya, Mingggu (10/10).

Dia menambahkan semua pihak terkait tengah menyiapkan rencana operasi yang terstruktur dan terukur dari mulai persiapan, pelaksanaan sampai dengan selesainya penyelenggaraan event . Kemenhub memberikan sejumlah dukungan baik sarana maupun prasarana transportasi di Lombok untuk mendukung event ini.

Adapun sejumlah dukungan tersebut antara lain, kata Djoko adalah peningkatan Bandar Udara International Zainuddin Abdul Madjid, Lombok; Pembangunan Pelabuhan Laut Gilimas; Kajian manajemen dan rekayasa lalu lintas dengan membuat moda shifting dari kendaraan pribadi ke angkutan umum dari Simpul Transportasi menuju Sirkuit Mandalika dan Operasional Penyelenggaraan Angkutan shuttle bus yang melayani pergerakan penonton di sekitar kawasan DPSP Mandalika.

"Selain itu, kami juga akan mensubsidi Operasional Angkutan Antar Moda dari dan ke Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Mandalika; Pembangunan fasilitas pendukung integrasi moda; Pembangunan perlengkapan jalan dan bantuan teknis pembangunan perlengkapan jalan di Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika; dan Peningkatan Pelayanan Angkutan Penyeberangan dari dan ke Pulau Lombok," jelasnya.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi menjelaskan, penerapan simulasi manajemen dan rekayasa lalu lintas ini untuk memberikan gambaran terkait pelaksanaannya di lapangan. Diperkirakan sebanyak 30.000 penonton yang akan hadir menyaksikan pelaksanaan World Superbike ini, baik yang berasal dari Pulau Lombok maupun dari luar Pulau Lombok.

"Melalui simulasi ini diharapkan kita siap manakala menghadapi situasi yang tidak diinginkan," katanya.

Artikel Asli