Ekonomi Myanmar Krisis, Cek Fakta-Fakta Menariknya di Sini

okezone | Ekonomi | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 04:46
Ekonomi Myanmar Krisis, Cek Fakta-Fakta Menariknya di Sini

JAKARTA - Masyarakat Myanmar harus menghadapi pembatasan penarikan uang di bank. Akibat kondisi ekonomi yang memburuk uang yang dapat diambil harus dibatasi.

Warga Myanmar juga dihantui kelaparan akibat ekonomi yang anjlok, ketidakstabilan politik dan pembatasan akibat Covid. Berikut fakta-fakta yang dikumpulkan Okezone terkait krisis di Myanmar, Minggu (10/10/2021):

1. Ekonomi Myanmar Diperkirakan Menurun

Bank Dunia memperkirakan bahwa ekonomi Myanmar akan menyusut sebesar 18% tahun ini dan tingkat kemiskinan kemungkinan akan meningkat lebih dari dua kali lipat pada 2022.

Sementara itu, menurut World Food Program, harga beras di Myanmar telah meningkat lebih dari 18% dan minyak nabati telah meningkat dua kali lipat dalam 12 bulan terakhir.

2. Perbankan Myanmar di Ambang Kehancuran

Sistem perbankan Myanmar berada di ambang kehancuran. Setelah kudeta, masyarakat bergegas menarik tabungannya.

Sebagai tanggapan, bank kemudian membatasi berapa jumlah uang yang dapat diambil.

Sejak Maret, bank sentral Myanmar membatasi penarikan tunai hingga 2 juta Kyat (Rp2,3 juta) seminggu dan 20 juta Kyat (Rp23,4 juta) bagi sebagian besar perusahaan.

3. Masyarakat Menderita

Warga Yangon Ma Khine menceritakan harus bangun pagi-pagi untuk menunggu antrean panjang di mesin ATM dengan harapan bisa menarik sejumlah uang. Bank KBZ di Myanmar Plaza tempat tujuannya, buka pukul enam pagi dan mengeluarkan token untuk sejumlah pelanggan terbatas.

Namun meskipun Anda salah satu yang beruntung mendapatkan token, tidak ada jaminan bahwa masih akan ada uang di mesin saat giliran Anda tiba.

Artikel Asli