4 Fakta Bensin Pertalite Langka, Ahok Berikan Peringatan pada Pertamina

okezone | Ekonomi | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 03:45
4 Fakta Bensin Pertalite Langka, Ahok Berikan Peringatan pada Pertamina

JAKARTA - Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama memberikan peringatan akibat Bahan Bakar Minyak ( BBM ) jenis Pertalite yang sulit didapat masyarakat.

Banyak Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum (SPBU) yang tidak memiliki stok untuk jenis BBM tersebut. Kelangkaan bahkan meluas hingga ke wilayah Deli Serdang, Binjai, Langkat dan juga Serdang Bedagai. Wilayah Pantai Timur Sumatera juga dikabarkan mengalami kelangkaan yang sama.

Berikut fakta-fakta yang dikumpulkan Okezone terkait kelangkaan BBM Pertalite, Minggu (10/10/2021):

1. Pertalite Langka

Bensin jenis Pertalite langka di Provinsi Sumatera Utara. Beberapa Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum (SPBU) di wilayah Deli Serdang, Binjai, Langkat, Serdang Bedagai, hingga Pantai Timur Sumatera dikabarkan kehabisan stok Pertalite.

"Sudah sejak Jumat pekan kemarin susah nyarinya (Pertalite). Biasanya di SPBU dekat rumah selalu ada, ini harus nyari ke SPBU yang jauh. Itu pun antri. Supaya enggak capek, nambah stok lah. Kalau biasanya isi 2-3 liter sekali isi. Sekarang isi penuh lah biar enggak bolak-balik," kata Farida (22), warga Medan Perjuangan, Kota Medan.

2. Faktor Cuaca Jadi Kendala

Setelah ditelusuri, kelangkaan dipicu peningkatan konsumsi bahan bakar masyarakat karena dilonggarkannya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kedua, cuaca yang belakangan ini kurang bersahabat juga menghambat distribusi bahan bakar.

"Faktor cuaca yang kurang bersahabat memang mengganggu distribusi. Untuk mengatasinya, kami sudah melakukan optimalisasi mobil tangki dan menambah jam kerja fuel terminal BBM," kata Staf Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Haris Anza.

Namun, Haris mengatakan kondisi sudah mulai terkendali. Saat ini, bensin sedang dalam tahap distribusi menuju SPBU yang dilaporkan kosong stoknya. Jika ada yang masih belum kebagian, ia berharap pihak terkait dapat segera melapor.

Artikel Asli