Paviliun Indonesia Pikat 11.000 Pengunjung Expo 2020 Dubai

Ekonomi | sindonews | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 11:15
Paviliun Indonesia Pikat 11.000 Pengunjung Expo 2020 Dubai

JAKARTA - Paviliun Indonesia pada Expo 2020 Dubai di Uni Emirat Arab (UEA) berhasil menarik hampir 11 ribu pengunjung sejak diresmikan pada 1 Oktober 2021 lalu.

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Didi Sumedi mengatakan, Paviliun Indonesia bertemakan Creating the Future, From Indonesia to the World yang menampilkan sivilisasi Indonesia di tiga zona waktu Yesterday, Today, and Tomorrow.

"Mengangkat kejayaan di masa lalu, sekarang, dan masa depan menjadi daya tarik bagi para pengunjung yang semakin bertambah dari mancanegara dan akan semakin bertambah," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (6/10/2021).

Paviliun Indonesia, kata Didi, memberikan cerita kepada para pengunjung bagaimana Indonesia sedang bersiap untuk masa depan yang lebih baik melalui proses digitalisasi. "Salah satu daya tarik yang ditawarkan adalah video yang menampilkan potensi dan kekayaan alam Indonesia di dalam ruang teater," ucapnya.

Lebih lanjut Didi mengatakan, tema mingguan dan forum bisnis yang dihadirkan setiap minggunya menjadi keunggulan Paviliun Indonesia. "Paviliun Indonesia telah menyiapkan 23 tema mingguan dan agenda bisnis forum. Pada forum bisnis, kita akan mengundang pelaku usaha UEA dari berbagai bidang," tuturnya.

Menurut dia, hal tersebut akan menjadi keunggulan Paviliun Indonesia dibandingkan paviliun negara lain. Dia juga berharap, selama enam bulan ke depan, Paviliun Indonesia dapat lebih mempromosikan potensi dan peluang Indonesia kepada para pengunjung dari seluruh penjuru dunia.

Pada minggu pertama penyelenggaraan Expo 2020 Dubai, Paviliun Indonesia menampilkan tema "Keanekaragaman Hayati dan Digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)" berlangsung pada 17 Oktober 2021.

Adapun produk unggulan yang ditampilkan di minggu pertama ini, antara lain produk hasil olahan kelapa, kopi, tas dari kulit kopi, rempah-rempah, kerajinan tangan dari bambu, dan lain sebagainya.

CEO KulakuIndonesia Mustopa Patapa, dengan produksi hasil olahan kelapa yang ditampilkan di Paviliun Indonesia berskala UKM, menyampaikan harapannya agar Expo 2020 Dubai membuka kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk memperluas pasar ekspor di mancanegara.

"Diharapkan Paviliun Indonesia dapat memberikan kesempatan dan membawa para pelaku usaha UMKM untuk memperluas pasar di internasional," ungkapnya.

Sementara itu, CEO Virgil Coffee and Roastery Putri Agustina mengungkapkan, kopi Flores yang ia bawa berhasil menarik minat pengunjung di Paviliun Indonesia.

"Di sini saya tidak hanya mengenalkan kopi kepada pengunjung, tetapi juga mengenalkan kebudayaan dan potensi alam Flores. Sehingga, para pengunjung semakin tertarik dengan Flores sebagai bagian dari Indonesia," ungkapnya.

Direktur Promosi Produk dan Citra Kemendag Merry Maryati menambahkan, pada minggu pertama ini Paviliun Indonesia diisi dengan forum bisnis yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM).

Forum bisnis pertama yang diselenggarakan BRIN bertema Perkembangan Radio Farmaka di Indonesia. Selanjutnya, forum bisnis yang diselenggarakan Kemenkop UKM bertema "Expanding and Growing Together with Chosen Indonesian SMEs that Provide The Best of Indonesias Specialties".

"Paviliun Indonesia akan terus menampilkan berbagai kegiatan agar keragaman potensi dan kekuatan Indonesia semakin dikenal masyarakat dunia sehingga dapat meningkatkan perdagangan, investasi, dan pariwisata Indonesia ke depannya," paparnya.

Artikel Asli