Sekitar 30% Dana "Right Issue" BBRI dari Investor Asing

Ekonomi | koran-jakarta.com | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 15:01
Sekitar 30% Dana "Right Issue" BBRI dari Investor Asing

Jakarta - BRI mendapatkan dana sebanyak 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp29 triliun dari investor asing atau foreign buy setelah menggelar right issue dengan nominal terbesar di Asia Tenggara.

Direktur Utama BRI Sunarso dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (6/10), menyampaikan total nilai rights issue perseroan adalah Rp95,9 triliun dengan rincian Rp55 triliun berupa non-cash karena berbentuk inbreng saham pemerintah di PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM. Sedangkan Rp41 triliun merupakan dana tunai dari investor.

"Dan lebih menggembirakan lagi, lebih dari 70 persen dari total Rp41 triliun itu atau sekitar 2 miliar dolar AS merupakan dana dari investor asing yang akan memperkuat devisa kita juga. Rights issue BRI ini pun mengalami oversubscribe sampai 1,53 persen dari total 28,2 miliar lembar saham yang diterbitkan," kata Sunarso.

Ia mengatakan kiat sukses right issue tersebut adalah kejelasan visi dan strategi BRI ke depan dengan value proposition dari rights issue, yaitu penguatan ekosistem usaha ultra mikro nasional bersama PNM dan Pegadaian melalui Holding BUMN Ultra Mikro (UMi) sebagai sumber pertumbuhan baru bagi perseroan.

Dia menegaskan hal tersebut mencerminkan komitmen BRI dalam memperkuat core competency di segmen mikro dan UKM secara umum. Dengan menyasar segmen ultra mikro, BRI siap masuk ke segmen bisnis yang lebih kecil dari mikro atau go smaller, namun dengan potensi ekonomi yang sangat besar.

Holding BUMN Ultra Mikro yang dibiayai hasil rights issue juga akan berkontribusi terhadap konsep-konsep pembangunan yang berdasarkan Environmental, Social, dan Governance (ESG). Di mana melalui pemberdayaan pelaku usaha ultra mikro akan meningkatkan kapabilitas usaha di segmen ini, selain juga peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

Selain itu, lanjut Sunarso, keberhasilan aksi korporasi tersebut tak terlepas dari komitmen tinggi dari para stakeholders, terutama pemerintah Indonesia dan regulator untuk mendukung terbentuknya Holding BUMN UMi.

Artikel Asli