Loading...
Loading…
Kemendag Buat Tim Monitoring dan Gandeng Mabes Polri Stabilkan Harga Gula

Kemendag Buat Tim Monitoring dan Gandeng Mabes Polri Stabilkan Harga Gula

Ekonomi | inewsid | Rabu, 29 April 2020 - 15:16

JAKARTA, iNews.id - Harga sejumlah komoditas pangan, khususnya gula pasir merangkak naik memasuki bulan Ramadan. Pemerintah sebenarnya telah menetapkan harga eceran tertinggi untuk gula pasir, yakni Rp12.500 per kilogram (kg).

Tapi faktanya, angka ini melonjak hingga Rp18.000 per kg. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengimbau kepada produsen agar melepas harga gula ke pasar tidak melebihi harga eceran tertinggi. Agar harga kembali normal, Kemendag membentuk tim monitoring harga gula agar harga kembali normal serta menindak oknum yang melakukan kecurangan.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, pihaknya telah menemukan kecurangan pada saat pendistribusian sehingga harga gula pasir melonjak tinggi. Dengan begitu, pihaknya mengimbau pada produsen untuk mengikuti ambang batas harga yang telah ditetapkan.

Agus menambahkan, selain membentuk tim monitoring, pihaknya sudah bekerja sama dengan Mabes Polri untuk menindak tegas para pelaku kecurangan, sekaligus memantau pendistribusian gula hingga sampai ke pasaran.

"Untuk itu saya juga telah mengimbau kepada produsen yang telah menerima penugasan jadi penugasan yang sisanya penugasan dari rafinasi konsumsi ini langsung dilepas ke ritel modern bekerja sama juga dengan para distributornya dan juga agar mengakomodir pasar tradisional," kata Agus beberapa waktu lalu.

Nantinya jika masih ditemukan perusahaan yang menjual harga gula ke pasaran melebihi harga eceran tertinggi, Kemendag tak segan menbaput izin usaha baik produksi maupun distribusi.


Original Source

Topik Menarik