Pemkab Bireuen Diminta Gunakan Produk UMKM Daerah Sendiri

acehsatu.com | Ekonomi | Published at Senin, 27 September 2021 - 12:38
Pemkab Bireuen Diminta Gunakan Produk UMKM Daerah Sendiri

ACEHSATU.COM | BIREUEN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen diminta menggunakan semua produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) milik masyarakat yang ada di Kabupaten Bireuen.

Desakan itu disampaikan Rohani, pengelola UMKM Beujroh yang memproduksi produk kerajinan di Desa Blangme, Kecamatan Kutablang Bireuen.

Kami meminta bapak-bapak dari Dinas di Bireuen supaya membeli dan menggunakan produk kami untuk membantu masyarakat sendiri, kata Rohani saat menerima kunjungan dari Pejabat Dinas Kabupaten Bireuen, Kamis (23/9/2021).

UMKM Bireuen
Foto bersama di Rumoh Kreatif UMKM Beujroh di Desa Blangme, Kutablang, Bireuen. Dok. PT PIM

Kunjungan itu menyahuti undangan pihak PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM). Karena UMKM Beujroh adalah kelompok binaan perusahaan tersebut.

Mereka yang berkunjung adalah, Azhar dari DPPKUKM Bireuen, Muhammad Usdami dan Hendrawan dari Disnakertrans Bireuen, Mahfudzillah dari Balai Latihan Kerja (BLK) dan Dekranasda Bireuen dan sejumlah staf.

Dari pihak PT. PIM, hadir Manajer Umum, Saifuddin Noerdin, Jufri Bagian Humas dan PKBL, dan sejumlah staf bagian Humas dan PKBL.

UMKM Bireuen
Produk kerajinan dari hutan gambu Paya Nie. Dok UMKM Beujroh

Menanggapi permintaan pengelola UMKM Beujroh, Muhammad Ustami mengaku baru tahu ada kegiatan produktif masyarakat di Desa Blangme.

Pihaknya akan mendukung kegiatan tersebut untuk mendukung pengembangan produk kerajinan di Kabupaten Bireuen ini.

Sementara Azhar dari DPPKUKM Bireuen mengaku merasa malu baru kali ini bisa mengunjungi usaha kecil milik masyarakat di Blangme.

UMKM Bireuen
Foto dok. UMKM Beujroh

Kami berterima kasih kepada pihak PIM yang sudah membina kelompok usaha masyarakat, kami merasa malu karena PIM sudah duluan ambil start, tapi kami juga sangat bersyukur, katanya.

Sementara itu, Jufri dari PT. PIM mengatakan, pihaknya sangat membutuhkan dukungan dari pihak Dinas di Bireuen agar ada inovasi produk yang siap bersaing di pasar.

UMKM Bireuen
Foto Dok. UMKM Beujroh

Karena itu, menurut Jufri, UMKM tersebut masih membutuhkan pelatihan lanjutan yang bisa dipandu oleh pihak Dinas di Kabupaten Bireuen.

Rencana kami akan beli sandal produk dari kerajinan ini untuk karyawan di lingkungan perusahaan kami, dan kami berharap semua PNS di Bireuen juga membeli, ini kami minta tolong bisa bekerjasama mengembangkan produk daerah kita sendiri, pinta Jufri.

UMKM Beujroh saat ini sudah memproduksi anyaman berupa tas jinjing, kantong belanja, kotak tisu, kotak file, sandal, pot, keranjang, dompet dan produk kerajinan lainnya yang terbuat dari purun di lahan gambut. (*)

Artikel Asli