Kembangkan Produk Pertanian dan Perikanan, Kemenkop UMKM Siapkan Program Khusus di Sulut

okezone | Ekonomi | Published at Kamis, 16 September 2021 - 14:21
Kembangkan Produk Pertanian dan Perikanan, Kemenkop UMKM Siapkan Program Khusus di Sulut

JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UMKM akan menjadikan Sulawesi Utara (Sulut) sebagai role model untuk penerapan korporatisasi pertanian dan program khusus koperasi nelayan dalam rangka penguatan ekonomi berbasis pangan.

Bantuan pemerintah tidak hanya permodalan saja tapi juga kepastian agregator, untuk berbagai produk antara lain kelapa, perikanan dan udang.

Hal tersebut disampaikan langsung Menkop UMKM Teten Masduki saat menerima Gubernur Sulut Olly Dondokambey di ruang kerjanya pada hari ini. Keduanya berbincang membahas konsep pengembangan produk pertanian dan perikanan daerah berbasis koperasi dan UMKM.

"Kami melihat gebrakan pak Gubernur Olly untuk memacu sektor pertanian dan perikanan perlu didukung. Kami akan siapkan beberapa skema untuk kelembagaan seperti koperasi nelayan juga pola korporatisasi petani. Jadi kita memang tidak bisa membiarkan petani itu maju dan berkembang dengan skala kecil, harus dalam bentuk korporatisasi. Pengalaman negara maju seperti New Zealand dan Norwegia seperti itu," ujar Menkop UMKM Teten.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyambut baik dukungan ini dan menyampaikan berbagai langkah yang sedang dijalankan pemerintah daerah di bidang kelautan dan perikanan serta pertanian.

"Hikmah dari Covid 19 ini antara lain bagi kami dengan memberdayakan potensi pertanian dan kelautan secara serius. Permintaan ekspor kan cukup tinggi, sehingga peluang inilah kita manfaatkan. Pemerintah daerah intervensi mulai dari standardisasi produk hingga menyiapkan armada angkut pesawat yakni Garuda Indonesia. Nah setelah alur ekspor ini terbentuk harus kita jaga dan kembangkan lagi," ujar Gubernur Olly.

Terkait program khusus kooperasi nelayan, Olly mengusulkan agar tidak hanya fokus di nelayan saja tetapi juga terintegrasi dengan penjualan."Jadi konsepnya kooperasi yang membawahi nelayan akan terintegrasi dengan kooperasi untuk penjualan hasil tangkapan ikan. Contoh, jika suaminya nelayan yang melaut nanti hasil tangkapan yang memasarkannya di pelelangan ikan adalah istri mereka sendiri. Semua di bawah naungan koperasi. Model seperti ini kan membuat ekonomi keluarga lebih sejahtera dan kooperasi juga maju," ujar Olly.

Artikel Asli