Kembangkan Wisata Medis, Luhut Bentuk Indonesia Health Tourism Board

jawapos | Ekonomi | Published at Kamis, 16 September 2021 - 12:28
Kembangkan Wisata Medis, Luhut Bentuk Indonesia Health Tourism Board

JawaPos.com Pemerintah terus berupaya mengembankan wisata kesehatan atau medical tourism. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan membentuk Indonesia Health Tourism Board sebagai salah satu batu loncatan pengembangan industri wisata medis nasional.

Tujuan utama pembentukan IHTB adalah untuk menaungi dan mengembangkan wisata kesehatan di Indonesia. IHTB juga diharapkan dapat meminimalisasi ketidakpercayaan masyarakat pada institusi medis di Indonesia, dan meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian nasional, ujarnya dalam keterangannya, Kamis (16/9).

Luhut menyebut, kesadaran masyarakat Indonesia terhadap masalah kesehatan menunjukkan tren positif. Hal itu terlihat dari pengeluaran di bidang kesehatan yang mencapai USD 337 dolar per kapita pada 2018, serta peningkatan Foreign Direct Investment di bidang kesehatan, dengan investasi tertinggi berasal dari Singapura, Australia dan RRT.

Ini menandakan bahwa sektor kesehatan Indonesia memiliki peluang investasi yang menjanjikan pada masa depan, ucapnya.

Sementara Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) selaku koordinator Pokja (kelompok kerja) Penyederhanaan Regulasi, saat ini sedang menyederhanakan regulasi terkait pengaturan penyelenggaraan wisata medis tersebut.

Regulasi ini antara lain menerbitkan Perkonsil Nomor 97 Tahun 2021 tentang Adaptasi Dokter Spesialis WNI Lulusan Luar Negeri, Revisi Permenkes Nomor 67 Tahun 2013 tentang Pendayagunaan Tenaga Kesehatan Warga Negara Asing, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan, dan PP Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko.

Sedangkan Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Baparekraf Rizki Handayani Mustafa mengatakan, dalam dua tahun terakhir ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) juga intensif membahas tentang wisata kesehatan dengan Kemenkes.

Pengembangan wisata kesehatan Indonesia tersebut terbagi dalam empat ruang lingkup besar yakni adalah wisata medis berbasis layanan unggulan, wisata kebugaran dan herbal berasis SPA, pelayanan kesehatan tradisional dan herbal, wisata olahraga kesehatan berbasis event olahraga, serta wisata ilmiah berbasis MICE ( Meeting, Incentive, Convention, Exhibition ).

Masing-masing lingkup tersebut tertuang dalam Rencana Aksi Nasional tahun 2021-2024 dan akan menjadi fokus utama pada masing-masing tahun. Selain itu, wisata medis juga berupaya menyediakan fasilitas kesehatan dengan harga terjangkau dan kualitas terbaik bagi para wisatawan.

Artikel Asli