Menko Airlangga: Nilai Ekspor RI Agustus Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

limapagi.id | Ekonomi | Published at Kamis, 16 September 2021 - 11:04
Menko Airlangga: Nilai Ekspor RI Agustus Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

LIMAPAGI - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan nilai ekspor Indonesia yang pada Agustus 2021 mencapai USD21,42 miliar. Hal tersebut tercatat sebagai rekor tertinggi sepanjang masa setelah terakhir kalinya pada Agustus 2011 sebesar USD18,60 miliar.

Realisasi ekspor itu meningkat 20,95 persen (mtm) atau 64,1 persen (yoy) sehingga menopang nilai perdagangan Indonesia periode Agustus 2021 yang tercatat surplus USD4,74 miliar dan turut merupakan rekor tertinggi sejak Desember 2006 sebesar USD4,64 miliar.

Pencapaian ini mengindikasikan pemulihan ekonomi Indonesia yang terus berlanjut sejalan dengan pemulihan permintaan global, katanya di Jakarta, Kamis 16 September 2021.

Airlangga mengatakan, peningkatan ekspor Indonesia turut menkonfirmasi perbaikan Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia Agustus 2021 yang meningkat menjadi 43,7 dari sebelumnya berada di level 40,1 pada Juli 2021. Level PMI Indonesia ini juga lebih baik dibandingkan beberapa negara di ASEAN seperti Myanmar di level 36,5, Vietnam 40,2, dan Malaysia 43,4.

Peningkatan ekspor terbesar pada Agustus 2021 terjadi pada komoditi lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15) sebesar USD1.544,8 juta, bahan bakar mineral (HS 27) USD573,2 juta dan bijih logam (HS 26) USD213,1 juta. Sementara itu, negara tujuan ekspor nonmigas yang mengalami peningkatan terbesar dibanding bulan sebelumnya di antaranya China USD1.212,2 juta, India USD759,1 juta dan Jepang USD453,2 juta.

Sejalan dengan peningkatan ekspor, sisi impor Indonesia pada Agustus 2021 mencapai USD16,68 miliar yang naik sebesar 10,35 persen (mtm) atau 55,26 persen (yoy). Menurut Airlangga, mobilitas masyarakat yang mulai meningkat seiring dengan pelonggaran PPKM menjadi indikasi penyebab peningkatan dari sisi impor.

Kenaikan impor pada Agustus 2021 ditopang oleh peningkatan impor barang modal sebesar 34,56 persen (yoy) dan bahan baku atau penolong 59,59 persen (yoy).

Ini menunjukkan peningkatan kapasitas produksi industri di Indonesia serta geliat ekonomi Indonesia yang terus pulih, ucapnya.

Struktur impor Indonesia pada Agustus 2021 didominasi oleh impor bahan baku atau penolong yang mencapai 74,2 persen dari total impor dan di susul oleh barang modal mencapai 14,47 persen dan barang konsumsi sebesar 11,33 persen. Airlangga menuturkan struktur tersebut mengindikasikan perekonomian Indonesia yang produktif melalui penciptaan nilai tambah yang lebih besar baik untuk kebutuhan domestik maupun untuk diekspor kembali.

Artikel Asli