Kembangkan Wisata Medis, Luhut: Pemerintah Akan Bentuk Indonesia Health Tourism Board

inewsid | Ekonomi | Published at Kamis, 16 September 2021 - 09:56
Kembangkan Wisata Medis, Luhut: Pemerintah Akan Bentuk Indonesia Health Tourism Board

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, sektor kesehatan di Indonesia memiliki peluang investasi yang menjanjikan di masa depan seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap masalah kesehatan yang menunjukkan tren positif. Karena itu, pemerintah akan mengembangkan wisata medis dengan membentuk Indonesia Health Tourism Board (IHTB).

Dia mengungkapkan, kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ditunjukkan dengan pengeluaran masyarakat di bidang kesehatan yang mencapai 337 dolar AS per kapita pada 2018. Tak hanya itu, peningkatan Foreign Direct Investment (FDI) di bidang kesehatan, dengan investasi tertinggi berasal dari Singapura, Australia dan China.

"Ini menandakan sektor kesehatan Indonesia memiliki peluang investasi yang menjanjikan di masa depan, kata Luhut dalam keterangannya, Kamis (16/9/2021).

Karena itu, kata dia, pemerintah terus menggencarkan upaya pengembangan wisata kesehatan atau medical tourism . Salah satu batu loncatan dalam pengembangan industri wisata medis nasional dengan membentuk IHBT.

Tujuan utama pembentukan IHTB adalah untuk menaungi dan mengembangkan wisata kesehatan di Indonesia. IHTB juga diharapkan dapat meminimalisasi ketidakpercayaan masyarakat pada institusi medis di Indonesia, dan meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian nasional, ujarnya.

Dia menjelaskan, pengembangan wisata kesehatan Indonesia tersebut terbagi dalam empat ruang lingkup besar, yakni wisata medis berbasis layanan unggulan, wisata kebugaran dan herbal berasis SPA, pelayanan kesehatan tradisional dan herbal, wisata olahraga kesehatan berbasis event olahraga, serta wisata ilmiah berbasis Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE).

Masing-masing lingkup tersebut tertuang dalam Rencana Aksi Nasional tahun 2021-2024 dan akan menjadi fokus utama pada masing-masing tahun. Selain itu, wisata medis juga berupaya menyediakan fasilitas kesehatan dengan harga terjangkau dan kualitas terbaik bagi para wisatawan, tuturnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Kementerian Kesehatan sedang menyederhanakan regulasi terkait pengaturan penyelenggaraan wisata medis.

Regulasi tersebut antara lain menerbitkan Perkonsil No. 97 Tahun 2021 tentang Adaptasi Dokter Spesialis WNI Lulusan Luar Negeri; Revisi Permenkes No. 67 Tahun 2013 tentang Pendayagunaan Tenaga Kesehatan Warga Negara Asing; Peraturan Pemerintah (PP) No. 47 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan; dan PP No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko.

Artikel Asli