PPA Akan Kelola Aset Kualitas Rendah Milik Bank Muamalat, Ini Harapan Erick Thohir

inewsid | Ekonomi | Published at Kamis, 16 September 2021 - 07:25
PPA Akan Kelola Aset Kualitas Rendah Milik Bank Muamalat, Ini Harapan Erick Thohir

JAKARTA, iNews.id - PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA akan mengelola aset berkualitas rendah PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, BUMN terbuka untuk menjadi bagian dari Bank Muamalat. Hal tersebut sesuai arahan Wakil Presiden Maruf Amin.

"Kami sangat terbuka untuk terus menjadi bagian dari Bank Muamalat. Misalnya untuk sharing expertise dan benchmarking. Bagaimana Bank Syariah Indonesia yang kita miliki dan Bank Muamalat dapat berjalan seiring, kata Erick dalam keterangannya, dikutip Kamis (16/9/2021).

Adapun PPA, Bank Muamalat, dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) telah melakukan Penandatanganan Master Restructuring Agreement (MRA). Perjanjian ini mengatur seluruh tahap transaksi dalam rangka pengelolaan aset pembiayaan berkualitas rendah milik Bank Muamalat terkait penguatan permodalan bank tersebut.

Selain itu, MRA juga mengatur hubungan hukum yang menjadi dasar pelaksanaan transaksi yang akan dilakukan secara terpisah di kemudian hari. Sejumlah transaksi itu, yakni penerbitan dan pembelian instrumen berbasis syariah (sukuk) dan perjanjian pengelolaan aset pembiayaan berkualitas rendah milik Bank Muamalat dengan mengedepankan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.

Erick berharap kerja sama dalam ekosistem ekonomi syariah tidak berhenti sampai di sini karena masih ada target ke depan yang ingin dicapai, salah satunya berinvestasi dalam pembangunan rumah haji di Mekkah.

"Selama ini, kita terus membuka pembicaraan dan mudah-mudahan Kementerian BUMN dan BPKH bisa berjalan seiring, Insya Allah kerja sama ini berlanjut tidak hanya hari ini, tetapi di masa-masa yang akan datang, ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PPA Yadi Jaya Ruchandi berterima kasih atas dukungan Kementerian BUMN selaku pemegang saham PPA. Dia berharap, perseroan dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

"Langkah ini sejalan dengan rencana pengembangan kegiatan investasi PT PPA untuk menjadi National Asset Management Company (NAMCO), ujarnya.

Artikel Asli