Berbekal Resep Ibu, Mantan Penjual Tanaman Hias ini Sukses Berjualan Nasi Pecel Bledek

jatimtimes.com | Ekonomi | Published at 15/09/2021 14:59
Berbekal Resep Ibu, Mantan Penjual Tanaman Hias ini Sukses Berjualan Nasi Pecel Bledek

JATIMTIMES - Kisah penjual nasi bledek di Kota Madiun ini nampaknya patut dijadikan inspirasi. Terutama bagi mereka yang memiliki banyak kendala atas usaha yang dijalankan ataupun dimulai saat pandemi covid-19 melanda.

Sosok inspiratif itu adalah Imam Sujono. Sebelum merasakan kesuksesannya seperti sekarang, Imam beberapa kali jatuh bangun merasakan kegagalan merintis usaha. Dia merupakan mantan penjual tanaman hias yang harus rela gulung tikar terlibas dampak pandemi Covid-19.

Tak mau berpangku tangan meratapi keadaan, Sujono justru bangkit untuk membuka usaha baru. Sekarang, ia sudah mantab menjual nasi pecel khas Madiun ini. Berbekal resep turun temurun dari orang tuanya, Sujono menemukan pekerjaan yang pas di hati. Ia membuka warung pecelnya di taman kelun Kota Madiun. Sekarang ini, ia bisa mendapatkan omset Rp 300 ribu per hari.

Sebuah capaian yang bagus di era pandemi yang sulit ini.

"Dulu saya usaha tanaman hias dan sudah jalan, namun karena hadirnya pandemi usaha saya berangsur macet. Dan sudah hampir 8 bulan ini beralih menjadi penjual nasi pecel Bledek. Resep dari ibu," tuturnya.

Sesuai dengan namanya, nasi pecel pak Sujono menyediakan nasi pecel dengan aroma pedas yang menggila atau bisa dikatakan membuat penikmat nasi pecel garuk-garuk kepala karena saking pedasnya.

Namun ia juga menyediakan aneka rasa yang pedas sedang, gurih nikmat, dan ada juga tempe emblem yang ditabur telor dan tepung.

Seorang pelanggan, Didik saat berada di warung Sujono menuturkan bahwa rasa nasi pecel Imam Sujono memang khas enaknya.

"Saya suka yang tidak terlalu pedas, ada manis dan gurihnya. Pokok enak banget" tuturnya

Tak disangka, suami dari guru PNS yang mengajar di SDN Nambangan ini juga hobi memasak menu lain seperti nasi goreng, nasi kuning, opor juga bikin jajanan. Hanya saja, Sujono ingin fokus pada berjualan pecel makanan khas Madiun. Di samping usaha itu juga untuk meneruskan resep pecel ibunya. Rencananya, bulan depan ia juga akan membuka cabang di depan Puskesmas Tawangrejo.

"Insya Allah bulan depan ini saya juga mau buka warung nasi pecel plus dawet ijo di depan puskesmas Tawangrejo. Yang penting berusaha dan bersyukur mas, terlebih kondisi ekonomi saat ini kaya gini,"pungkas Sujono mengakhiri obrolannya dengan wartawan JatimTIMES.

Artikel Asli