Pengusaha Kasih Tugas ke Holding Ultra Mikro: Permudah Akses Modal UMKM

limapagi.id | Ekonomi | Published at 15/09/2021 13:45
Pengusaha Kasih Tugas ke Holding Ultra Mikro: Permudah Akses Modal UMKM

LIMAPAGI - Kalangan pengusaha menyambut baik terbentuknya holding ultra mikro. Apresiasi itu salah satunya datang dari Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI).

Ketua Umum DPD HIPPI DKI Jakarta, Sarman Simanjorang, memandang hadirnya holding ultra mikro bisa mempermudah UMKM mendapat permodalan.

"Dengan adanya holding ultra mikro ini akan mempercepat bangkitnya UMKM di masa pandemi dan akan mempercepat UMKM naik kelas sebagaimana yang menjadi harapan bapak Presiden Joko Widodo," ujar Sarman dalam keterangan tertulis, Rabu, 15 September 2021.

Dari pengamatannya, holding ultra mikro lahir dari tiga lembaga keuangan yang saling melengkapi. Bergabungnya PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Pegadaian bisa membantu sekitar 60 juta pelaku UMKM di Indonesia.

"Dengan kekuatan mencapai 60 juta pelaku usaha dapat bangkit dan menggerakkan ekonomi akar rumput dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional," ujar Sarman.

Apabila UMKM sudah mulai bergeliat, lanjut Sarman, tentu akan mampu menyediakan lapangan pekerjaan. Apalagi, selama ini sektor UMKM menyerap hampir 97 persen dari dari total angkatan kerja.

"Kehadiran lembaga ini menjawab kesenjangan yang selama ini dirasakan pelaku UMKM, yang sangat sulit mendapatkan pinjaman modal terlebih dengan persyaratan yang tidak mampu dipenuhi pelaku UMKM," ujar Sarman.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir berharap integrasi BRI, PNM dan Pegadaian menjadi holding ultra mikro bisa memberikan dampak positif untuk masyarakat Indonesia. Salah satunya menghadirkan bunga lebih rendah untuk warga.

Bunga rendah itu, kata Erick, diharapkan bisa terwujud pada November 2021.

"Bahwa bisa terjadi bagaimana keberpihakan bunga lebih kurang untuk yang di bawah, dan sesuai kesepakatan kita waktu itu para direktur utama November ini sudah benar-benar terjadi," singkatnya.

Artikel Asli