Bertahan di Zona Merah, IHSG Sesi I Merosot ke 6.117

limapagi.id | Ekonomi | Published at 15/09/2021 12:00
Bertahan di Zona Merah, IHSG Sesi I Merosot ke 6.117

LIMAPAGI - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona merah hingga akhir sesi I perdagangan, Rabu 15 September 2021. Indeks turun 11,83 poin atau 0,19 persen ke 6.117,25.

Sementara itu, Indeks LQ45 merosot 0,46 persen menjadi 866,31. Dari 645 saham yang diperdagangkan, 247 di antaranya menguat, 240 melemah dan 158 stagnan.

Frekuensi perdagangan tercatat 891.342 kali dengan nilai transaksi Rp6,36 triliun dan 15,09 miliar lembar saham diperjualbelikan. 11 indeks sektoral penggerak IHSG mayoritas melemah, sementara empat di antaranya mencatatkan penguatan.

Sektor energi memimpin penguatan dengan naik 1,01 persen. Kontributor utama yang menekan indeks, yaitu sektor perindustrian yang anjlok 1,12 persen.

Investor asing mencatatkan beli bersih (net buy) Rp94,87 miliar di keseluruhan pasar. Di pasar reguler, asing net buy Rp100,69 miliar.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) naik Rp50 atau 1,67 persen ke Rp3.040, PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp40 atau 1,36 persen ke Rp2.990 dan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) naik Rp20 atau 1,85 persen ke Rp1.100.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Bank Jago Tbk (ARTO) turun Rp200 atau 1,34 persen ke Rp14.750, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun Rp200 atau 2,54 persen ke Rp7.675 dan PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) turun Rp130 atau 3,49 persen ke Rp3.590.

Berikut selengkapnya bursa saham Asia siang ini:

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,51 persen ke 30.513,43
Indeks SSE Composite naik 0,31 persen ke 3.673,86
Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,95 persen ke 25.259,66
Indeks Komponen Shenzhen turun 0,24 persen ke 14.591,18
Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,33 persen ke 3.159,13

Artikel Asli