Impor Agustus Melonjak 10,35 Persen, RI Datangkan Mesin dan Peralatan Mekanis

limapagi.id | Ekonomi | Published at 15/09/2021 12:34
Impor Agustus Melonjak 10,35 Persen, RI Datangkan Mesin dan Peralatan Mekanis

LIMAPAGI - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan impor pada Agustus 2021 naik sebesar 10,35 persen dibandingkan bulan Juli 2021 (month to month). Nilai impor pada periode tersebut mencapai USD16,68 miliar.

Kepala BPS Margo Yuwono menejelaskan, impor minyak dan gas bumi (migas) pada Agustus 2021 senilai USD2,05 miliar atau naik 14,74 persen dibandingkan Juli 2021. Secara tahunan, impor migas naik 115,75 persen dibandingkan Agustus 2020.

Sedangkan impor non-migas pada Agustus 2021 senilai USD14,63 miliar atau naik 9,76 persen dibandingkan Juli 2021. Secara tahunan naik 49,39 persen dibandingkan Juli 2020, kata Margo dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu 15 September 2021.

Menurut dia, peningkatan impor golongan barang non-migas terbesar Agustus 2021 dibandingkan Juli 2021 adalah mesin atau peralatan mekanis dan bagiannya yang nilainya mencapai USD318,5 juta. Jumlah itu meningkat sebesar 16,99 persen.

Sedangkan penurunan terbesar adalah ampas dan sisa industri makanan dengan nilai USD96,4 juta atau meningkat 23,65 persen. Tiga negara pemasok barang impor non-migas terbesar selama Januari hingg Agustus 2021 adalah China sebesar USD34,67 miliar atau sebesar 32,25 persen, Jepang USD9,01 miliar atau 8,39 persen, dan Korea Selatan USD5,84 miliar atau 5,44 persen.

Untuk impor non-migas, kata Margo, dari Asia Tenggara (ASEAN) sebesar USD18,93 miliar atau 17,61 persen dan Uni Eropa USD6,73 miliar atau 6,27 persen. Secara neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2021 mengalami surplus USD4,74 miliar terutama berasal dari sektor non-migas sebesar USD5,72 miliar.

Sedangkan di sektor migas terjadi defisit USD0,98 miliar, ucapnya.

Artikel Asli