PT KAI Izinkan Asetnya Digunakan Untuk Pengaspalan Jalan

acehsatu.com | Ekonomi | Published at 15/09/2021 10:36
PT KAI Izinkan Asetnya Digunakan Untuk Pengaspalan Jalan

ACEHSATU.COM [ ACEH TAMIANG Manjemen PT Kereta Api Indonesia mengizinkan aset milik perusahaan tersebut di Aceh Tamiang digunakan untuk fasilitas umum yakni pembangunan peningkatan jalan Kampung Paya Kulbi, Kecamatan Karang Baru.

Penggunaan aset PT KAI tersebut diungkapkan Kepala Sub Divre 1.1 PT KAI Cabang Aceh, Endra Mora Harahap saat melakukan pertemuan dengan Bupati Aceh Tamiang, Mursil di kantor Bupati setempat, kemarin

Dalam kesempatan itu, Kepala Sub Divre 1.1 PT. KAI Cabang Aceh, Endra Mora Harahap mengatakan kehadirannnya di Aceh Tamiang menanggapi surat Bupati Aceh Tamiang beberapa waktu yang lalu terkait rencana pengaspalan jalan.

jalan yang akan diaspal tersebut merupakan aset dari PT KAI dan pada prinsipnya PT KAI menyetujui karena jalan tersebut digunakan untuk fasilitas umum dan keperluan masyarakat, ujar Endra

Lanjutnya , namun ada aturan yang harus dipedomani dan dilaksanakan terkait pengelolaan aset salah satunya adalah sistem persewaan.

aset kereta api
PT Kereta Api izinkan asetnya untuk bangun jalan di Tamiang. Selasa (14/9/2021) acehsatu.com/ist

Ditambahkan Kabag Aset PT KAI Wilayah Aceh, Jimmy Tarigan, bahwa dalam sistem komersialisasi aset, penggunaan lahan PT KAI harus ada ikatan kontrak.

Ikatan kontrak itu bertujuan agar tercipta legalitas, supaya pihak Pemerintah Kabupaten aceh Tamiang dapat melaksanakan pekerjaan pengaspalan.

Berdasarkan Undang-Undang dalam memanfaatkan aset-aset PT. KAI dibolehkan dengan sistem persewaan, jelas Jimmy.

Kemudian sambung Jimmy, aset-aset KAI sudah ada yang direncanakan untuk pembangunan jalan seperti wilayah Pasar Aceh Tamiang yang berlokasi di Kota Kualasimpang.

Sembari berjalan, rencana ini juga akan memperpanjang MoU yang sudah berakhir beberapa waktu yang lalu.

Nanti kita akan support, kita bantu dan dukung penuh demi pembangunan Kota Kualasimpang yang lebih baik lagi, jelasnya.

Dia juga mengatakan adapun posisi jalan yang hendak diaspal merupakan eks jalan Kereta Api. Jalan tersebut mempunyai panjang 500 meter dengan lebar 6 meter yang nantinya akan dimanfaatkan untuk sejumlah pembangunan jalan.

Sebelumnya, Bupati Aceh Tamiang melalui surat kepada PT KLAI Cabang Aceh meminta izin penggunaan aset KAI untuk pembangunan jalan dan mendukung akses jalan ke lokasi pembangunan Pembangkit Listrik agar tidak mengganggu kegiatan masyarakat, karena akan dilewati oleh truk-truk besar (*)

Artikel Asli