IHSG Diprediksi Menguat Menanti Data Neraca Perdagangan

limapagi.id | Ekonomi | Published at 15/09/2021 08:26
IHSG Diprediksi Menguat Menanti Data Neraca Perdagangan

LIMAPAGI - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan kembali menguat pada hari ini. Apalagi di tengah penantian rilis data neraca perdagangan.

Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu, 15 September 2021, IHSG lanjut rally pasca rebound dari support 6.030. Antisipasi akan trading range 6.030-6.160 berlanjut.

Pelaku pasar diperkirakan akan menanti data neraca dagang yang akan dirilis hari ini, yang berpotensi mempengaruhi pergerakan pasar. Data ekonomi lain yang juga akan dirilis hari ini adalah data statistic utang luar negeri Indonesia.

IHSG juga berpotensi mendapat sentimen positif dari terpilihnya Indonesia menjadi pemimpin G-20 mulai Desember 2021 hingga November 2022. Di mana, memperkuat posisi Indonesia di mata dunia serta berpotensi menghasilkan kebijakan yang menguntungkan bagi Indonesia.

Pada perdagangan semalam, bursa saham AS ditutup melemah. Dow turun -0.84 persen, S&P500 -0.57 persen, dan Nasdaq -0.45 persen. Para pelaku pasar merespon negatif usulan Partai Demokrat yang mengusulkan kenaikan PPh badan dari 21 persen menjadi 26,5 persen, yang berpotensi menggerus laba perusahaan.

Selain itu, investor juga mencermati rilis data inflasi AS bulan Agustus sebesar 0,3 persen mom, lebih rendah dari konsensus (0,4 persen mom). Angka ini memberi harapan adanya penundaan tapering oleh the Fed, namun disisi lain memperlihatkan bahwa ekonomi AS belum benar-benar pulih. Yield obligasi 10 tahun AS turun -3,05 persen menjadi 1.284 persen.

Dari pasar komoditas, harga-harga komoditas utama bergerak bervariasi. Harga minyak Brent naik +0.63% dan WTI flat +0.01 persen. Sementara itu, batubara tertekan -0.21 persen, nikel -0.62 persen, tembaga -1.05 persen. Harga emas naik +0.71%, timah +0.57 persen dan CPO +0.46 persen.

Artikel Asli