Erick Thohir Ingin Pamer Holding Ultra Mikro di G20

limapagi.id | Ekonomi | Published at 13/09/2021 13:07
Erick Thohir Ingin Pamer Holding Ultra Mikro di G20

LIMAPAGI - Menteri BUMN Erick Thohir berencana membawa holding Ultra Mikro ke dalam forum Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang akan dihelat di Bali pada 2022.

Rencana tersebut disampaikan dalam sambutan acara Penandatanganan Akta Inbreng Utra Mikro BRI, Pegadaian dan PNM yang digelar hybrid, Senin 13 September 2021.

"Insya Allah saya juga sudah mengajukan salah satunya di G20 tahun depan, kami ingin ada secara terbuka benchmarking BUMN kita dengan BUMN mancanegara," ujar Erick.

Erick memastikan dirinya akan hadir dalam acara yang diikuti oleh 20 negara mewakili 85 persen perekonomian dunia tersebut. Diketahui anggota G20 adalah Argentina, Australia, Brazil, Kanada, China, Perancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Meksiko, Rusia, Arab, Saudi, Afrika, Selatan, Korea Selatan, Turki, Inggris Amerika Serikat, dan Uni Eropa.

"Kami belajar apa kelebihan dan kekurangan kami. Salah satu kelebihan kami yang akan kami dorong bagaimana nanti holding Ultra Mikro kita paparkan kepada BUMN negara lain, bahwa Indonesia beda," imbuh Erick.

Dalam acara itu, Erick menyambut adanya penyatuan antara Pegadaian, PNM dan BRI. Menurut Erick, integrasi ketiganya akan berdampak baik pada pembiayaan UMKM.

"Penyatuan ini kami ingin UMKM kurang lebih 30 persen daripada permodalan di Indonesia, kami bisa lihat perubahan siginifikan pada krisis covid-19 terdampak UMKM dan ultra mikro. Impactnya luar biasa, Kita harus pastikan keseimbangan ekonomi terjadi," ujar Erick.

Dirinya berharap transformasi pada ultra mikro ini menjadi transformasi yang berdampak penuh kepada sumber daya manusia Indonesia. Di mana, SDM di holding BUMN Ultra Mikro dapat berkompetisi secara terbuka di pasar global.

"Bahwa ini sebuah keberpihakan yang sustainable bukan keberpihakan hanya politik, tapi ini sustainable," paparnya.

Artikel Asli