Penggusuran Rumah Rocky Gerung, Begini Penjelasan Sentul City

inewsid | Ekonomi | Published at 13/09/2021 09:54
Penggusuran Rumah Rocky Gerung, Begini Penjelasan Sentul City

JAKARTA, iNews.id - PT Sentul City Tbk (BKSL) memberikan penjelasan terkait kabar soal penggusuran rumah milik pengamat politik Rocky Gerung. Menurut Sentul City, villa Rocky Gerung berada di atas tanah milik Sentul City, sehingga perseroan melayangkan dua kali somasi kepadanya.

Presiden Direktur Sentul City Tjetje Muljanto menceritakan kronologi tanah tersebut hingga menjadi sengketa. Dia menuturkan, lokasi villa dengan bangunan permanen itu terletak di Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, kurang lebih seluas 800 meter persegi berdiri di atas SHGB milik perseroan.

"Sentul City mendapatkan tanah tersebut sejak tahun 1990-an dengan cara menerima pelepasan dari tanah HGU PTPN 11 Pasir Madang seluas 1.100 Ha yang berlokasi di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang," kata dia dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (13/9/2021).

Lebih lanjut Tjetje menjelaskan, pada 1994 HGU tersebut beralih menjadi HGB No.2 Bojong Koneng yang berlaku hingga 2013. Sementara pada 2012, dilakukan pemecahan dan perpanjangan HGB, yang salah satu pemecahannya adalah HGB No.2411 yang diklaim di dalamnya oleh Rocky Gerung.

"RG (Rocky Gerung) mendapatkan tanah tersebut dengan cara oper alih garapan dari H. Andi Junaedi (narapidana kasus jual beli tanah Sentul City dan pemalsuan surat), dan surat oper alih garapan RG ditandatangani oleh Asep Supriatna, kepala desa yang menjabat," tuturnya.

Perseroan saat ini sedang melakukan pemanfaatan penataan dan penguasaan terhadap aset aset perusahaan dengan cara pemagaran, dan land clearing . Adapun dampak material atas permasalahan tersebut terhadap operasional dan kinerja Sentul City belum dapat dihitung.

Artikel Asli