Ingin Jadi Investor di Securities Crowdfunding? Pahami Dulu 5 Hal Ini

limapagi.id | Ekonomi | Published at 13/09/2021 05:05
Ingin Jadi Investor di Securities Crowdfunding? Pahami Dulu 5 Hal Ini

LIMAPAGI - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan layanan securities crowdfunding (SCF). Di mana, merupakan salah satu alternatif investasi terbaru di era digital ini.

Adapun dengan berinvestasi di SCF, kita akan memiliki kesempatan mendapatkan keuntungan. Serta, dapat membantu UMKM di Indonesia.

Mengutip instagram OJK, Senin, 13 September 2021, jika tertarik menjadi investor di layanan SCF, pahami dulu cara bijak berinvestasi di SCF:

1. Pastikan penyelenggara atau platform SCF telah mendapatkan izin dari OJK

2. Baca dengan cermat syarat dan ketentuan yang ditawarkan

3. Patuhi batas investasi yang telah ditentukan
- Penghasilan lebih dari Rp500 juta per tahun, maka maksimal investasinya 10 persen ari penghasilan
- Penghasilan sampai dengan Rp500 juta per tahun, maka maksimal investasinya 5 persen dari penghasilan

4. Gunakan dana lebih serta hindari menggunakan dana kebutuhan pokok atau meminjam

5. Ingat setiap investasi memiliki risiko, pahami risikonya.

Seperti diketahui, SCF merupakan metode pengumpulan dana dengan skema patungan yang dilakukan oleh pemilik bisnis atau usaha untuk memulai atau mengembangkan bisnisnya. Nantinya investor bisa membeli dan mendapatkan kepemilikan melalui Saham, surat bukti kepemilikan utang (Obligasi), atau surat tanda kepemilikan bersama (Sukuk). Saham dari usaha tersebut diperoleh sesuai dengan persentase terhadap nilai besaran kontribusinya.

Dengan SCF, investor dan pihak yang membutuhkan dana dapat dengan mudah dipertemukan melalui suatu platform (sistem aplikasi berbasis teknologi informasi) secara online. Investor akan mendapatkan keuntungan dalam bentuk dividen atau bagi hasil dari keuntungan usaha tersebut yang dibagikan secara periodik.

Artikel Asli