Kerjasama Energi Terbarukan RI-PEA, Proses Konstruksi PLTS Terapung Cirata Rampung November 2022

okezone | Ekonomi | Published at 09/09/2021 14:07
Kerjasama Energi Terbarukan RI-PEA, Proses Konstruksi PLTS Terapung Cirata Rampung November 2022

JAKARTA - Tercapainya financial close Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung 145 MWac menandai babak baru kerjasama energi terbarukan Indonesia dengan Persatuan Emirat Arab (PEA). Pembangkit yang dibangun oleh Masdar bersama PT PJB Investasi tersebut memulai proses konstruksi dan diharapkan selesai pada bulan November 2022.

Duta Besar RI untuk Persatuan Emirat Arab Husin Bagis menyampaikan bahwa dimulainya proses konstruksi PLTS Terapung Cirata akan semakin meningkatkan kerjasama kedua negara terutama di bidang energi terbarukan.

"Kami berharap dengan tercapainya financial close tersebut dapat menjadi babak baru meningkatnya kerjasama RI-PEA di bidang energi terbarukan," ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Jakarta, Kamis (9/9/2021).

Menurut Husin, progress yang dicapai oleh konsorsium Masdar dan PT PJB Investasi melalui anak perusahaan mereka di Indonesia yakni PT PJB Masdar Solar Energi (PMSE) tersebut sangat menggembirakan.

Berkat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan di Jakarta, maka proyek investasi senilai USD129 juta ini bisa terus berjalan, meski di tengah berbagai keterbatasan akibat kondisi pandemi yang melanda sejak tahun lalu, papar mantan Atase Perdagangan Tokyo tersebut.

Proyek investasi tersebut, diharapkan dapat berkontribusi pada upaya pemerintah untuk mendorong bauran energi terbarukan di level 23%. Pembangkit ini akan menerangi 50 ribu rumah dan mengurangi 214 ribu ton emisi karbon dioksida serta berkontribusi pada penyerapan 800 tenaga kerja, tambah Husin.

Pencapaian milestone konsorsium yang dilakukan di bulan Agustus juga sejalan dengan momentum pemerintah dalam merayakan hari kemerdekaan ke-76 RI tahun ini yang mengusung tema Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh. Ini merupakan kado yang diberikan seluruh pihak yang terlibat untuk bangsa, sebagai penyemangat untuk tetap tangguh sehingga ekonomi dapat terus tumbuh, imbuhnya.

Artikel Asli