Menperin Optimistis Indeks Manufaktur Terus Ekspansif hingga Akhir 2021

limapagi.id | Ekonomi | Published at 09/09/2021 13:07
Menperin Optimistis Indeks Manufaktur Terus Ekspansif hingga Akhir 2021

LIMAPAGI - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengaku optimistis indeks manfaktur atau Purchasing Managers' Index (PMI) bakal terus menembus level ekspansif di atas 50 hingga akhir tahun. Industri ini pun diperkirakan akan menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Agus mengatakan, meskipun pandemi Covid-19 masih merebak, namun kegiatan ekonomi yang perlahan mulai dibuka meningkatkan produksi. Ditambah lagi dengan adanya proses vaksinasi yang terus digenjot pemerintah.

Sejalan dengan dibukanya kembali aktivitas ekonomi termasuk industri 100 persen dan tentu kami sangat optimis PMI kita akan terus naik kembali ke level ekspansif, kata Agus dalam dialog daring di Jakarta, Kamis 9 Agustus 2021.

Menurutnya, perkembangan tersebut merupakan kabar baik di tengah merebaknya wabah. Industri manufaktur dapat menjadi motor penggerak ekonomi nasional dan menyerap tenaga kerja.

Adapun kinerjanya sepanjang Januari hingga Juli tahun 2021 yakni mampu berkontribusi terhadap ekspor sebesar USD81,6 miliar dari total ekspor sebanyak USD102,87 miliar. Nilai itu membuat industri manfaktur mengalami surplus USD8,22 miliar.

Tiga sektor yang memberikan nilai terbesar di antaranya adalah makanan dan minuman, logam dasar, bahan kimia farmasi dan obat tradisional, kata dia.

Dari sisi PMI, kata Agus, industri manufaktur dalam delapan bulan terakhir juga menunjukkan tren positif meskipun terpukul pandemi. Bahkan level ekspansif di atas 50 terus didapatkan.

Semenjak market melakukan survei di mana pada bulan Maret PMI mencapai 52,3, kemudian April 54,5 dan bahkan bulan Mei 55,3 poin. Pada saat itu, PMI Indonesia berada di atas negara lain termasuk China, negara kawasan Asia Tenggara (ASEAN), India, Jepang, dan Korea Selatan atau kita hanya ada di bawah Amerika Serikat (AS), pungkasnya.

Artikel Asli