Jokowi Pede Sulawesi Selatan Jadi Lumbung Pangan Nasional

limapagi.id | Ekonomi | Published at 09/09/2021 13:13
Jokowi Pede Sulawesi Selatan Jadi Lumbung Pangan Nasional

LIMAPAGI -Presiden Jokowi menaruh harapan besar terhadap keberadaan Bendungan Paselloreng dan Bendung Gilireng di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan.

Saat meresmikannya secara langsung, Jokowi menyebut bendungan yang menelan biaya hingga Rp771 miliar dan dilengkapi dengan bendung irigasi Gilireng itu bakal mendukung produktivitas pertanian di Sulawesi Selatan

Akan sangat bermanfaat untuk mendukung Sulawesi Selatan sebagai lumbung pangan nasional, ucap Jokowi, saat meresmikan bendungan tersebut, sebagaimana dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden, Kamis, 9 September 2021.

Untuk mencapai ketahanan pangan, lanjut Jokowi, diperlukan pasokan air yang mendukung aktivitas pertanian. Salah satu cara untuk mendapatkannya adalah dengan membangun bendungan.

Kita tahu bahwa ketahanan pangan itu butuh suplai air. Air itu akan ada kalau kita memiliki sebanyak-banyaknya bendungan sehinga bisa menyediakan suplai air secara kontinyu dan berkelanjutan, tambahnya.

Ia mengingatkan hingga akhir tahun 2021 sudah dan akan diresmikan 17 bendungan. Adanya bendungan itu diharapkan bisa meningkatkan dan memperkuat ketahanan pangan.

(YouTube/Sekretariat Presiden) Presiden Joko Widodo pada hari ini, Kamis, 9 September 2021 meresmikan Bendungan Paselloreng dan Bendung Gilireng di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan.

Terkait dengan Bendungan Paselloreng sendiri, kapasitasnya mencapai 138 juta meter kubik dengan luas genangan 1.258 hektare. Suplai air dari bendungan mampu mengairi sawah seluas 8.500 hektare.

Kita harapkan dengan suplai air yang ada ada akan meningkatkan frekuensi tanam, yang mungkin satu bisa jadi tiga atau dua, sehingga meningkatkan produktivitas lahan serta akhirnya kita harapkan meningkatkan kesejahteraan petani, tuturnya.

Dari penuturan Jokowi, bendungan ini juga bermanfaat untuk ketahanan air, bisa mereduksi banjir Sungai Gilireng, dan menyediakan air baku 145 liter per detik yang akan melayani 6 kecamatan di Kabupaten Wajo.

Juga berfungsi tentu saja untuk konservasi, daerah konservasi yang dapat dimanfaatkan untuk pariwisata dan memberikan alternatif pendapatan baru bagi masyarakat, tandasnya.

Konstruksi Bendungan Pasellorengdikerjakan oleh kontraktor PT Wijaya Karya dan PT Bumi Karsa (dalam bentuk Kerjasama operasi) mulai Juni 2015.

Artikel Asli