Jalin Kemitraan Strategis dengan MVN, Migo Indonesia Tergetkan 20 Juta Pelanggan di 2025

inewsid | Ekonomi | Published at 09/09/2021 13:00
Jalin Kemitraan Strategis dengan MVN, Migo Indonesia Tergetkan 20 Juta Pelanggan di 2025

JAKARTA, iNews.id - PT Teknologi Migo Indonesia menargetkan 20 juta pelanggan bulanan berbayar pada 2025, melalui kemitraan strategis dengan PT MNC Vision Networks (IPTV) atau MVN.

Seperti diberitakan sebelumnya, MVN menginvestasikan 40 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp570,970 miliar untuk mengakuisisi saham minoritas di PT Teknologi Migo Indonesia.

Penandatanganan kesepakatan investasi tersebut berlangsung Kamis (9/9/2021), disaksikan Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo dan Pendiri Migo, Barrett Comiskey.

Sebagai bagian dari kolaborasi strategis kedua perusahaan, Migo Indonesia telah meluncurkan Vision+ di Migo untuk menghadirkan pengalaman OTT Vision+ milik MVN kepada pelanggan offline, pada Juni 2021. Layanan Vision+ di Migo dapat diperoleh pelanggan dengan membayar sebesar Rp 15.000 per bulan.

Pendiri Migo, Barrett Comiskey, mengatakan investasi dan aliansi strategis tersebut merupakan peluang transformatif bagi Migo Indonesia dan MVN.

"MVN adalah mitra yang luar biasa yang sekaligus membantu mengembangkan jaringan kami secara nasional dalam rangka mewujudukan misi kami untuk mengubah kehidupan digital masyarakat Indonesia setiap harinya," kata Barrett Comiskey, dalam keterangan, Kamis (9/9/2021).

Lewat investasi strategis MVN, Migo Indonesia kini memiliki dana dan sumber daya untuk memperluas skala jangkauannya ke 10.000 lokasi di seluruh Pulau Jawa, meliputi 100 juta sektor pekerja Indonesia pada Tahun 2022.

"Migo secara unik dan eksklusif berinovasi bagi 3 miliar konsumen di pasar negara berkembang. Sebagai negara terbesar di Asia Tenggara, Indonesia merupakan rumah bagi lebih dari 200 juta masyarakat yang under-innovated. Para individu dan keluarga tersebut pada dasarnya ingin berpartisipasi penuh dalam abad digital kita, dan Migo dapat mewujudkan hal tersebut," ujar Barrett Comiskey.

Dia menjelaskan, melalui Migo, MVN akan mampu mempercepat digitalisasi pemirsa Free-To-Air terutama di luar kota-kota besar, yang memiliki isu dengan konektivitas dan biaya data.

Untuk tahap awal, kemitraan ini akan difokuskan pada ranah Hiburan dan Edukasi. Selanjutnya, Migo berencana memperlebar cakupan layanan digitalnya termasuk Layanan Keuangan dan E-commerce, menyediakan potensi kolaborasi masa depan dengan MNC Bank dan MNC eCommerce Ltd, serta unit bisnis lainnya dalam ekosistem MNC yang berkembang.

"Bekerjasama dengan Hary Tanoesoedibjo, Ade Tjendra, beserta tim manajemen MNC, yang memberikan sumber daya dan pengalaman dalam negeri yang sangat besar untuk mempercepat skala Migo dan memperbesar dampak dari Migo bagi masyarakat," tutur Barrett Comiskey.

Migo Indonesia adalah perusahaan operasional Migo di Indonesia, sebuah platform distribusi konten global disruptif yang yang didukung oleh Temasek, Co-Founder YouTube, VC blue chip, dan tokoh penting dalam industri utama lainnya.

Teknologi eksklusifnya membawa bagian terbaik dari internet ke toko mitra dengan harga yang terjangkau, memperluas distribusi konten secara masif untuk pasar yang menyeluruh di negara berkembang.

Migo didirikan oleh Barrett Comiskey, salah satu "fathers of electronic ink". Sebagai undergraduate MIT, Barrett Comiskey mengembangkan teknologi di balik e-reader Amazon Kindle yang telah mengeluarkan miliaran e-book dan berperan penting dalam revolusi industri percetakan.

Barrett Comiskey memiliki lebih dari 70 paten atas namanya dan telah diakui oleh Forum Ekonomi Dunia sebagai Pelopor Teknologi dan merupakan penerima penghargaan termuda dari US National Inventors Hall of Fame.

Artikel Asli