Apa Itu Portofolio Efek?

wartaekonomi | Ekonomi | Published at 09/09/2021 08:50
Apa Itu Portofolio Efek?

Portofolio efek adalah kumpulan investasi keuangan seperti saham, obligasi, reksadana dan lain sebagainya. Singkatnya, portofolio efek merupakan kumpulan dari efek atau surat-surat berharga milik seseorang ataupun suatu badan. Portofolio efek ini dapat berbentuk deposito, obligasi, saham, dan beberapa jenis instrumen investasi yang lainnya.

Untuk diketahui, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Portofolio efek dari reksadana pasar uang adalah obligasi, deposito, atau sertifikat Bank Indonesia. Sementara portofolio efek dari reksadana tetap adalah surat utang atau obligasi.

Untuk reksadana campuran, portofolio efeknya digabung dalam bentuk deposito, saham, dan obligasi secara bersama-sama. Kemudian portofolio efek dari reksadana saham adalah hanya sahan.

Salah satu konsep kunci dalam manajemen portofolio adalah kebijaksanaan diversifikasi yakni tidak hanya berinvestasi pada satu hal.

Diversifikasi akan mencoba mengurangi risiko dengan mengalokasikan investasi di antara berbagai instrumen keuangan, industri, dan kategori lainnya. Diversifikasi bertujuan untuk memaksimalkan pengembalian dengan berinvestasi di area berbeda yang masing-masing memiliki bereaksi berbeda terhadap peristiwa yang sama.

Investor bertujuan membangun portofolio yang terdiversifikasi untuk mencapai pengembalian risiko yang sesuai dengan tingkat toleransi risiko mereka.

Portofolio efek dapat bersifat strategis dengan tujuan untuk memegang aset dalam waktu yang lama. Namun, bisa juga membeli dan menjual aset dengan harapan keuntungan jangka pendek.

Artikel Asli