Harga Minyak Dunia Naik Lebih dari 1%, Ini Pemicunya

okezone | Ekonomi | Published at 09/09/2021 07:29
Harga Minyak Dunia Naik Lebih dari 1%, Ini Pemicunya

JAKARTA - Harga minyak naik lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Kenaikan harga minyak ketika produsen-produsen di Teluk Meksiko Amerika Serikat masih berjuang untuk memulihkan operasi sekitar 10 hari setelah Badai Ida mendarat di wilayah tersebut.

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November naik 91 sen atau 1,3 persen, menjadi ditutup pada 72,60 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Oktober bertambah 95 sen atau 1,4 persen, menjadi menetap di 69,30 dolar AS per barel.

Produsen-produsen di Teluk masih berjuang untuk memulai kembali operasi setelah Badai Ida menyapu wilayah itu dengan angin kencang dan hujan lebat.

Sekitar 77 persen dari produksi Teluk AS masih offline pada Selasa (7/9/2021), atau sekitar 1,4 juta barel per hari. Sekitar 17,5 juta barel minyak telah hilang ke pasar sejauh ini.

Sumur lepas pantai Teluk memberikan kontribusi sekitar 17 persen dari produksi minyak AS.

"Operasi kilang tampaknya membuat pemulihan lebih cepat," kata analis ING dalam sebuah catatan.

Kapasitas sekitar 1 juta barel per hari ditutup sementara, turun dari puncaknya lebih dari 2 juta barel per hari, kata ING, mengutip laporan situasi terbaru dari Departemen Energi.

"Harga minyak terus mendapat dukungan dari pemadaman produksi tinggi yang sedang berlangsung di Teluk Meksiko," Carsten Fritsch, analis energi di Commerzbank Research, mengatakan dalam sebuah catatan pada Rabu (8/9/2021).

"Karena bisa memakan waktu beberapa minggu sebelum produksi kembali sepenuhnya normal, pemadaman kumulatif kemungkinan akan menjadi jauh lebih besar," katanya, menambahkan "karena pemadaman di sisi pasokan ini, pasar minyak global kemungkinan akan lebih kekurangan pasokan dalam jangka pendek dari yang diperkirakan sebelumnya."

Artikel Asli