Studi: Pengidap Long Covid Berisiko Sakit Ginjal, Kenali Gejalanya

wartaekonomi | Ekonomi | Published at 09/09/2021 06:51
Studi: Pengidap Long Covid Berisiko Sakit Ginjal, Kenali Gejalanya

Sebuah studi terbaru mengungkap pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, bahkan mereka yang bergejala ringan, ternyata cenderung mengalami kerusakan ginjal. Bahkan, ada yang sampai memasuki penyakit ginjal stadium akhir atau end-stage kidney disease (ESKD).

Secara khusus, saat orang mengalami infeksi pernapasan akibat Covid-19, biasa virusnya juga menyerang organ vital lain di tubuh, berikut fungsinya. Tim peneliti di Veterans Affairs St. Louis Health Care System dan Washington University, Amerika Serikat (AS) menganalisis data kesehatan untuk mengukur risiko disfungsi ginjal dan penyakit ginjal, salah satu penyebab utama kematian di Negeri Paman Sam.

Para ahli menyebut, pengidap long Covid dapat mengalami sejumlah masalah ginjal, namun tidak selalu menunjukkan gejala signifikan. Karena itu, mereka diminta untuk mewaspadai tanda-tanda seperti jarang buang air kecil, pembengkakan di pergelangan kaki, kaki, dan sekitar mata, kelelahan, sesak napas, perasaan bingung, mual, kejang, tekanan atau nyeri dada.

Abhishek Subhash, konsultan penyakit dalam di RS Bhatia, India mengatakan, tingginya kadar protein dalam urine dan kerja darah yang tidak normal menjadi tanda-tanda yang perlu diwaspadai. Virus corona jenis baru dapat menginfeksi sel-sel ginjal yang kemudian menyerang dan berpotensi merusak jaringan tersebut.

Sel-sel ginjal memiliki reseptor yang memungkinkan virus corona baru menempel padanya. Reseptor serupa ditemukan di sel paru-paru dan jantung, di mana virus terbukti menyebabkan kerusakan, jelas Subhash.

Satu hal yang ditekankan oleh para dokter adalah setelah seseorang terkena Covid-19, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur. Jangan lupa untuk menindaklanjutinya dengan dokter spesialis jika diperlukan hingga enam bulan setelah terinfeksi penyakit wabah ini.

Artikel Asli