Airlangga Gandeng IA-ITB Percepat Penyaluran KUR untuk UMKM

jawapos | Ekonomi | Published at 09/09/2021 05:05
Airlangga Gandeng IA-ITB Percepat Penyaluran KUR untuk UMKM

JawaPos.com Menteri Koordinator Bidang Politik Airlangga Hartarto mengajak Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) berkolaborasi mendukung akselerasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Airlangga mengatakan dalam program pemulihan ekonomi nasional, keberpihakan dan dukungan terhadap UMKM menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Harapannya, ketika UMKM bisa bangkit dan tumbuh maka akan mendorong pemulihan ekonomi nasional, ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat kegiatan Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada IA-ITB secara daring, Rabu (8/09).

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini berharap IA-ITB dapat berperan dalam upaya peningkatan penyaluran KUR untuk UMKM, sehingga pemulihan ekonomi nasional dapat diakselerasi pada masa pandemi Covid-19. Khususnya kepada pihak yang akan merintis usaha maupun yang sudah memiliki usaha namun sedang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya.

Hal ini sekaligus merupakan upaya untuk mendorong masyarakat agar dapat bangkit dalam masa pandemi Covid-19 melalui pembiayaan usaha sehingga dapat memperkuat aktivitas ekonominya, kata Airlangga seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com

Pemerintah telah melakukan berbagai relaksasi kebijakan untuk mendorong UMKM agar terus tumbuh walaupun pada kondisi pandemi seperti saat ini. Relaksasi kebijakan KUR antara lain peningkatan KUR tanpa agunan tambahan dari Rp50 juta menjadi Rp 100 juta, tambahan subisidi bunga KUR sebesar 6 persen pada 2020 dan 3 persen pada 2021, penundaan pembayaran angsuran pokok KUR, perpanjangan jangka waktu dan penambahan limit KUR, serta relaksasi persyaratan administrasi.

Relaksasi kebijakan KUR tersebut merupakan bukti keberpihakan Pemerintah kepada UMKM agar dapat pulih dan tumbuh cepat di tengah pandemi, ujar Airlangga.

Tercatat dari Januari hingga 6 September 2021, penyaluran KUR telah terealisasi kepada 4,73 juta debitur dengan nilai mencapai Rp 176,92 triliun. Capaian ini merupakan 69,93 persen dari target 2021 sebesar Rp253 triliun atau 62,08 persen dari target perubahan di 2021 sebesar Rp285 triliun.

Pemerintah terus mengupayakan agar KUR dapat dimanfaatkan secara luas bagi masyarakat yang menjalankan usaha produktif, termasuk usaha rintisan (start-up) untuk menumbuhkan minat kewirausahaan dan mendorong pengembangan usaha hingga naik kelas.

Artikel Asli