Loading...
Loading…
Barang-barang Kredit Bermasalah, Kini Bisa Langsung Disita Leasing Tanpa Proses Pengadilan

Barang-barang Kredit Bermasalah, Kini Bisa Langsung Disita Leasing Tanpa Proses Pengadilan

Ekonomi | radartegal | Rabu, 08 September 2021 - 12:45

Penyitaan barang yang kreditnya bermasalah, kini bisa langsung dilakukan industri pembiayaan (leasing). Kepastian itu merujuk putusan Mahkamah Konsititusi (MK) 31 Agustus lalu.

Dalam putusannya, MK menyatakan eksekusi sertifikat jaminan fidusia melalui pengadilan negeri (PN) hanya sebuah alternatif. Sehingga, jika di awal kreditur dan debitur sepakat dengan penyitaan saat ada masalah, proses eksekusi tak perlu dilakukan lagi melalui pengadilan.

"Diharapkan multitafsir eksekusi jaminan fidusia kini menjadi jelas dan eksekusi melalui putusan pengadilan hanya alternatif atau pilihan bagi penerima fidusia," kata Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno, dikutip dariKontan(6/9) lalu.

Putusan MK Nomor 2/PUU-XIX/2021 menyebutkan, bagi debitur yang mengakui ada wanprestasi, maka ia bisa menyerahkan sendiri objek jaminan fidusia kepada kreditur. Eksekusi juga bisa dilakukan langsung oleh kreditur jika debitur mengakui ada wanprestasi.

Putusan MK ini berawal dari gugatan Joshua Michael Djami, yang mengajukan permohonan uji materi terhadap Pasal 15 Ayat 2 UU Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia.

Baca Juga :
OJK Izinkan Leasing Tarik Jaminan Debitur Tanpa Pengadilan

Seperti yang dilansir Kompas.tv.com, Joshua merupakan karyawan di perusahaan pembiayaan dengan jabatan kolektor internal. Ia meminta kejelasan terkait proses eksekusi objek jaminan fidusia.

"Pegawai perusahaan pembiayaan dengan jabatan kolektor internal dengan sertifikasi profesi di bidang penagihan meminta kejelasan terkait proses eksekusi objek jaminan fidusia. Permohonan uji materi tersebut merupakan buntut putusan MK nomor 18/PUU-XVII/2-2019," begitu bunyi putusan MK.

Pada putusan MK 2019 itu, ada sejumlah tafsiran berbeda soal eksekusi jaminan fidusia. Ada yang menyebut eksekusi bisa dilakukan di luar pengadilan. Tetapi da sejumlah pihak yang mengklaim eksekusi harus dilakukan lewat pengadilan. (kon/kom/zul)

Original Source

Topik Menarik