Loading...
Loading…
5 Perusahaan Melantai di Bursa, Incar Dana IPO Rp49 Miliar hingga Rp1,1 Triliun

5 Perusahaan Melantai di Bursa, Incar Dana IPO Rp49 Miliar hingga Rp1,1 Triliun

Ekonomi | okezone | Rabu, 08 September 2021 - 09:40

JAKARTA - Lima perusahaan tercatat resmi melaksanakan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering ( IPO ) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Rabu (8/9/2021). Adapun perusahaan tersebut diantaranya, PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS), PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT), PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK), PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA), dan PT GTS Internasional Tbk (GTSI).

RUNS akan tercatat pada papan akselerasi di Bursa sekaligus menjadi perusahan Informasi dan Teknologi keenam yang melantai di Bursa pada tahun ini.

Dalam Penawaran Umum Perdana Saham ini, Perseroan telah melepas sebanyak 196.800.000 lembar saham dengan harga penawaran Rp254 per saham, sehingga dana yang berhasil dihimpun oleh Perseroan sebesar Rp49,98 miliar.

Dari hasil penghimpunan dana IPO, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi saham, Perseroan akan menggunakan dana tersebut diantaranya, sekitar 74% akan digunakan sebagai modal kerja diantaranya yaitu untuk pembiayaan proyek baru, biaya overhead dan operasional. Pembiayaan proyek baru tersebut adalah pengadaan-pengadaan ERP dan pekerjaan pekerjaan managed service ERP pada pelanggan pelanggan Perseroan.

Baca Juga :
57 Perusahaan Sudah Antri, OJK Optimistis Tren IPO Meningkat Tahun Ini

Kemudian, sekitar 11% akan digunakan untuk market acquisition and expansion. Market acquisition and expansion bertujuan untuk memperluas segmen baru melalui pengembangan produk iKas, yaitu Micro point of Sales, yang ditujukan untuk bisnis UKM dan dapat menghubungkan antara pelanggan ERP ke bisnis UKM serta pengembangan lebih lanjut produk RUN Market, yaitu platform ERP untuk segmen bisnis menengah.

Lalu, sekitar 10% akan digunakan untuk riset dan pengembangan, dan sekitar 5% akan digunakan untuk belanja modal Perseroan yang meliputi alat kerja dan prasarana diantaranya adalah komputer, server, router server, switchhub manageable, server rak 20U, firewall Fortinet, dan kendaraan operasional.

Lalu, CMNT berhasil melaksanakan penawaran umum perdana saham sejumlah 1.718.800.000 lembar saham baru atau setara dengan 10,04% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan dengan harga penawaran Rp680 per saham sehingga keseluruhan dana IPO yang terkumpul adalah sebesar lebih kurang Rp1,16 triliun.

Seluruh dana yang diperoleh setelah dikurangi biaya penerbitan akan digunakan seluruhnya untuk mendanai modal kerja, pembayaran sebagian utang bank sindikasi Perseroan, pembayaran sebagian utang pembangunan pabrik terak ke-dua di Bayah kepada Sinoma International Engineering Co Ltd dan PT Sinoma Engineering Indonesia, dan juga untuk mendanai belanja modal, yaitu penambahan Premix Crusher di pabrik Bayah, Coal Fired Gas Generator di pabrik Ciwandan, dan Coal Fired Dryer di pabrik Medan dan Bengkulu.

Baca Juga :
BEI Kejar Target Pendapatan Rp1,12 triliun di 2021

Kemudian, RSGK telah melaksanakan penawaran umum perdana saham sebanyak 185.940.000 saham biasa atas nama yang seluruhnya adalah saham baru dan dikeluarkan dari portepel Perseroan mewakili sebesar 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan setelah penawaran umum perdana saham, yang ditawarkan kepada masyarakat dengan harga penawaran Rp1.720 per saham.

Perseroan dalam melaksanakan pengembangan usaha adalah dengan dilaksanakannya penguatan yang disertai dengan pengembangan sistem pelayanan kesehatan secara tepat dan efektif terhadap RS. Grha Kedoya dan RS. Grha MM2100 serta rumah sakit lain yang masuk dalam rencana pembangunan dan pengembangan di masa yang akan datang. Hal ini untuk mengambil kembali kepercayaan masyarakat dalam perkembangan dunia kesehatan dalam negeri serta membentuk infrastruktur penguatan pelayanan kesehatan yang mana diproyeksikan dapat menyerap pasar potensial pada dunia kesehatan dalam negeri.

Original Source

Topik Menarik

{