5 Miliarder Bangkrut karena Krisis hingga Penipuan, Ada Elizabeth Holmes

Ekonomi | inewsid | Minggu, 05 September 2021 - 21:00
5 Miliarder Bangkrut karena Krisis hingga Penipuan, Ada Elizabeth Holmes

NEW YORK, iNews.id - Sejumlah miliarder di dunia harus bekerja keras untuk mencapai posisinya saat ini karena sebagian dari mereka tidak dilahirkan kaya. Namun, beberapa dari miliarder tersebut harus kehilangan kekayaannya.

Keputusan atau nasib buruk, penipuan, dan faktor lainnya yang menjadi penyebab miliarder itu jadi bangkrut. Bahkan ada yang dipenjara karena penipuan atau pencucian uang.

Berikut ini lima orang yang sempat menjadi miliarder, namun kemudian bangkrut, seperti dikutip dari South China Morning Post (SCMP):

1. Eike Batista

Pengusaha Brasil ini menghasilkan lalu kehilangan kekayaan miliar dolar AS di industri pertambangan dan eksplorasi minyak selama dua dekade. Dengan kekayaan sebesar 30 miliar dolar AS pada 2011, Batista menjadi orang terkaya kedelapan di dunia dan terkaya di Brasil saat itu.

Namun, kecelakaan di industri pertambangan dan runtuhnya salah satu perusahaan terbesarnya OGX membuat Batista bangkrut. Pada 2013, Forbes melaporkan dia kehilangan hampir 20 miliar dolar AS hanya dalam 1 tahun. Setahun kemudian, utangnya yang bengkak dan saham perusahaannya yang anjlok membuat kekayaan pribadinya merosot dari 200 juta dolar AS menjadi negatif.

Kemudian pada 2017 lalu, Batista ditangkap oleh pihak berwenang Brasil dalam kasus pencucian uang senilai 100 juta dolar AS.

2. Bjorgolfur Gudmundsson

Krisis perbankan pada 2007-2008 mempengaruhi Islandia lebih dari negara mana pun di dunia. Semuanya dimulai ketika tiga bank besar di negara itu mengalami gagal bayar pinjaman pada akhir 2008, yang akhirnya menyebabkan krisis politik dan ekonomi besar di Islandia selama tiga tahun.

Bjorgolfur yang merupakan orang terkaya kedua di Islandia sebelum krisis terjadi memiliki sekitar 45 persen saham Landsbanki, salah saru dari 3 bank terbesar tersebut pada 2002. Menurut Forbes , pada Maret 2008, dia menempati peringkat 1.014 orang terkaya di dunia, dengan total kekayaan 1,1 miliar dolar AS.

Setelah krisis keuangan, Bjorgolfur kehilangan kepemimpinannya di Landsbanki pada 2008 dan menyatakan bangkrut setahun kemudian. Dalam waktu kurang dari 1 tahun, kekayaan pribadinya anjlok drastis dari 1,1 miliar dolar AS menjadi nol.Sementara putranya, Thor Bjorgolfsson yang juga kehilangan seluruh kekayaannya selama krisis keuangan 2007-2008 mendapatkan kembali status miliardernya pada 2015.

3. Robert Allen Stanford

Robert Allen Stanford adalah mantan miliarder pemodal, yang menjalani hukuman penjara selama 110 tahun sejak 2009 setelah dinyatakan bersalah karena melakukan penipuan besar-besaran. Dia adalah ketua perusahaan jasa keuangan Stanford Financial Group yang sekarang sudah ditutup.

Salah satu anak perusahaannya, Stanford International Bank mengklaim memiliki dana kelolaan sebesar 8,5 miliar dolar AS dari 30.000 klien di lebih dari 136 negara yang berbeda.

Semuanya dimulai pada 2009, ketika Komisi Sekuritas dan Bursa AS meluncurkan penyelidikan terhadap Allen Stanford dan perusahaannya. Komisi Sekuritas dan Bursa AS menduga dia melakukan penipuan karena menjual sertifikat deposito senilai 8 miliar dolar AS dengan imbal hasil tinggi melalui skema Ponzi secara ilegal. Stanford akhirnya ditangkap pada Juni 2009 atas dugaan penipuan, pencucian uang, dan lainnya.

4. Elizabeth Holmes

Elizabeth Holmes adalah seorang penemu dan pengusaha Amerika. Dia menjadi miliarder perempuan termuda pada 2015 setelah perusahaan teknologi perawatan kesehatannya, Theranos menghasilkan keuntungan besar. Holmes menjadi selebriti instan dengan namanya berada di daftar Time's 100 Most Influential People of 2015 .

Tapi waktunya menjadi miliarder tidak lama setelah kebohongannya diungkap ke publik oleh The Wall Street Journal . Penyelidikan federal dilakukan menyusul tuduhan membohongi investor dan pasiennya tentang teknologi pengujian darah yang inovatif. Menyusul tuduhan tersebut, kredibilitas dan kekayaan pribadinya merosot tajam.

Forbes mendevaluasi kekayaan pribadi Holmes menjadi nol dan Fortune menyebut Holmes sebagai salah satu pemimpin paling mengecewakan di dunia. Bulan ini, dia akan mulai diadili di Pengadilan San Jose California, AS. Jika terbukti bersalah, Holmes terancam hukuman hingga 20 tahun penjara.

5. Patricia Kluge

Patricia pernah menikah dengan pria terkaya di dunia, John Kluge, yang memiliki kekayaan pribadi mencapai 5 miliar dolar AS pada 1990. Pada saat bercerai, dia hanya mendapatkan tunjangan 1 juta dolar AS, tetapi dia mendapat real estate Albemarle di pedesaan Virginia. Dia pun mendirikan Kluge Estate Winery and Vineyard.

Kluge akhirnya masuk ke bisnis real estate dengan melakukan pinjaman sebesar 65 juta dolar AS untuk membangun lebih dari selusin rumah mewah, yang kemudian menjadi kesalahan terbesarnya. Krisis perbankan dan perumahan pada 2008 menyebabkan Kluge gagal bayar dan dia terpaksa menjual tanah miliknya di Albemarle bersama dengan semua miliknya yang berharga. Tanah miliknya dan kebun anggur dibeli oleh Donald Trump seharga 6 juta dolar AS.

Artikel Asli