HERO Jual IKEA Sentul City ke APD Rp280 Miliar, Ini Alasannya

Ekonomi | inewsid | Published at Rabu, 01 September 2021 - 14:37
HERO Jual IKEA Sentul City ke APD Rp280 Miliar, Ini Alasannya

JAKARTA, iNews.id - PT Hero Supermarket Tbk (HERO) menjual IKEA Sentul City kepada PT Archipelago Property Development (APD), yang merupakan perusahaan terafiliasi HERO.

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (1/9/2021), pemegang saham APD adalah Mulgrave Corporation B.V dengan kepemilikan saham 25 persen dan The Dairy Farm Company Ltd yang menguasai 75 persen. Dua perusahaan ini merupakan pemegang saham mayoritas dan pengendali HERO.

Manajemen HERO menjelaskan, nilai transaksi penjualan aset properti toko perdagangan IKEA di Sentul City itu mencapai Rp280 miliar. Adapun penandatanganan akta jual beli sudah dilakukan pada 27 Agustus 2021 lalu.

Perseroan akan menggunakan pendapatan dari penjualan IKEA Sentul City untuk membantu memperbaiki kinerja keuangan perusahaan, yakni mengurangi fasilitas pinjaman serta mendukung kebutuhan modal kerja dan operasional perseroan.

"(Penjualan IKEA Sentul City) Memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan perseroan yang diciptakan oleh pembayaran utang serta memberikan perseroan fleksibilitas keuangan untuk mendukung inisiatif pertumbuhan di masa depan," tulis manajemen HERO.

HERO berharap bisa membukukan pendapatan dari penjualan aset IKEA Sentul City yang akan meningkatkan nilai buku ekuitas di neraca perseroan. Sementara perseroan melalui anak perusahaannya, PT Rumah Mebel Nusantara akan tetap menjadi penyewa properti IKEA Sentul City setelah transaksi berdasarkan perjanjian sewa-menyewa.

HERO saat ini menghadapi kondisi perdagangan yang menantang disebabkan oleh pandemi Covid-19 dan lemahnya kinerja perekonomian. Kinerja keuangan perseroan menantang sejak 2020 dan diprediksi tetap terjadi tahun ini.

Posisi neraca keuangan HERO telah menurun secara signifikan selama 12 bulan terakhir dengan membukukan posisi kas bersih sebesar Rp168 milliar pada 31 Desember 2020. Sedangkan utang bersih sebesar Rp463 milliar pada akhir tahun lalu.

Setelah tinjauan bisnis strategis yang terperinci, perseroan mengumumkan pada Mei 2021, mereka akan mengubah pendekatan perdagangannya dengan meningkatkan investasinya di merek dagang IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket dan beralih dari merek Giant. Menyusul pengumuman ini, perseroan telah menjajaki divestasi sejumlah properti yang dimiliki untuk memberikan perseroan fleksibilitas neraca yang lebih baik untuk menunjang jalannya kegiatan usaha selama pandemi Covid-19 serta inisiatif pertumbuhan di masa depan.

Artikel Asli