Bisnis Konten dan Digital Akan Jadi Fokus Utama MNCN ke Depan

Ekonomi | inewsid | Published at Rabu, 01 September 2021 - 10:05
Bisnis Konten dan Digital Akan Jadi Fokus Utama MNCN ke Depan

JAKARTA, iNews.id - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) membukukan kinerja keuangan yang positif pada semester I tahun ini. Perseroan akan mengembangkan lini bisnis konten dan digital di masa depan demi meningkatkan kinerja perusahaan.

Kami telah berhasil melewati semester I dengan luar biasa di tahun ini, disertai dengan kinerja kuartal II 2021 yang solid, di mana kami menghasilkan free cash flow yang kuat dan berhasil men- develerage neraca keuangan kami," kata Executive Chairman of MNC Group Hary Tanoesoedibjo dalam keterangannya, Rabu (1/9/2021).

Dia mengatakan, MNCN memiliki bisnis TV Free to Air (FTA) yang kokoh dan akan terus berkembang di tahun-tahun mendatang.

"Namun, hal yang paling memotivasi saya saat ini adalah peluang yang sangat luar biasa di dalam bisnis konten dan digital kami yang meliputi dua pilar inti MNCN yang akan menjadi fokus utama kami ke depannya," ujar Hary.

Lebih lanjut dia menuturkan, permintaan dan minat pada konten perseroan terus mengalami peningkatan luar biasa di berbagai platform, baik dari dalam maupun luar negeri.

"Sehingga kami memiliki harapan yang tinggi bagi keduanya, RCTI+ dan pengembangan terbaru lini bisnis kami di esports dan bisnis terkait game juga menunjukan potensi yang sangat baik. Saya akan terus memimpin pengembangan bisnis kami yang berkelanjutan, di tengah perkembangan ruang lingkup media yang lebih luas saat ini, tuturnya.

Adapun penguatan lini pemrograman secara konsisten menghasilkan peningkatan substansial pada pangsa pemirsa untuk 4 TV FTA. MNCN telah mengalami peningkatan yang signifikan pada pangsa pemirsa prime time-nya dari tahun ke tahun dengan meraih 36,6 persen pada Juli 2020 hingga mencapai 56 persen pada Juli 2021, yang pada akhirnya memperluas pangsa pasar belanja iklan FTA nasional ke 48 persen pada kuartal II 2021.

Seluruh konten lokal yang disiarkan merupakan konten yang diproduksi sendiri, sehingga memungkinkan perseroan untuk menempatkan iklan di dalam konten, dalam bentuk built-in dan/atau iklan virtual, yang pada akhirnya memperluas inventory iklan milik perseroan setiap harinya. Pada Juli 2021, MNCN berhasil menorehkan pencapaian luar biasa dengan menyiarkan 10 program terbaik (semua jenis program) di Indonesia.

Salah satu aset digital terpenting milik perseroan, yaitu RCTI+, yang menawarkan konten yang berlimpah bagi konsumen digital melalui desktop, web seluler, dan aplikasi Android/iOS, telah berkinerja sangat baik hingga saat ini, baik dalam hal traffic (MAU/ monthly active users ) maupun kontribusi pendapatan. Pada Juli 2021, RCTI+ telah berhasil mencapai 39,8 juta MAU melampaui pencapaian pada periode yang sama di tahun lalu yaitu 9,5 juta MAU. Hal ini mencerminkan tingkat pertumbuhan yang luar biasa dengan menorehkan tingkat pertumbuhan lebih dari 4x
dalam 12 bulan terakhir.

Dari sisi kontribusi pendapatan, RCTI+ memberikan kontribusi terbesar dari pendapatan digital untuk MNCN, dan diperkirakan akan terus mengalami peningkatan di masa mendatang karena Perseroan secara konsisten senantiasa menambahkan konten-konten baru dan menarik di 5 kategori kontennya, yaitu video, audio, berita, kompetisi UGC, dan game.

Sepanjang 2021, MNCN telah menambahkan tiga portal baru melalui idxchannel.com (pasar modal, keuangan, bisnis, dan ekonomi), celebrities.id ( entertainment ) dan sportstars.id (olahraga). Hal ini menempatkan operasional portal online MNCN bertambah menjadi 6 portal, yang berfokus pada segmen kategori pemberitaan yang berbeda, serta pada saat yang sama memberikan solusi yang beragam untuk penargetan audiens pengiklan perseroan.

Selain itu, dalam waktu dekat perseroan akan segera memperkenalkan portal baru, yang akan menjadi portal berita berbasis Artificial Intelligent (AI) yang mengumpulkan konten dari berbagai penyedia berita dan informasi di Indonesia. Lebih lanjut, pendirian AI Development Center di New Delhi, India akan mendukung penuh dan mempercepat penyelesaian proyek ini, serta mendorong untuk pengembangan ambisi teknologi Grup.

Media sosial milik Perseroan yang dikelola oleh Starhits berhasil mempertahankan posisinya dengan menjadi yang terbesar di Indonesia dengan memiliki 140,7 juta subscribers dan 45,1 miliar views di YouTube. Selain itu, Multi-Channel Network (MCN) perseroan juga menunjukkan
hasil yang memuaskan dengan memiliki 8,5 miliar views dan 70,5 juta subscribers , mewakili lebih dari 50 persen subscribers perseroan di YouTube secara keseluruhan.

Pada semester II 2020, MNCN memulai operasi di Facebook (Juli 2020), yang dengan cepat mencapai 54 juta followers dan 3 miliar views pada Juli 2021. Selain itu, Starhits juga mengelola berbagai akun TikTok (September 2020) yang sudah memiliki lebih dari 83 juta followers , semakin memperkuat posisi perseroan di media sosial.

Melalui unit game khusus milik perseroan, yaitu PT Esports Star Indonesia (ESI), MNCN akan merilis game pertamanya di Indonesia pada bulan September 2021, diikuti dengan perilisan secara global pada tahun 2022. Rapid Fire adalah game online yang mengusung first-person military shooting game yang akan tersedia di IOS dan Android.

Game ini mengusung tema yang sejenis dengan game populer saat ini, yaitu seperti Counter Strike, PUBG, Call of Duty, dan Free Fire. Selain itu, kegiatan lain dalam lini operasi game MNCN juga meliputi kegiatan produksi dan penyiaran berbagai kompetisi E-Sports profesional, yang terdiri dari Piala Presiden Esports (2 season : 2019 -2020), Free Fire Master League (3 season : 2020 2021), dan program pencarian bakat, yaitu E-Sports Star Indonesia (2 musim: 2020-2021).

Aktivitas terbaru dalam manajemen program perseroan juga meliputi kolaborasi yang diperbarui kembali dengan Garena dan Moonton. Lebih lanjut, ESI juga akan merambah bisnis manajemen tim E-Sports, dengan mulai berfokus untuk meningkatkan keahlian dan pengalaman dalam bisnis tersebut.

Sementara itu, pada semester I tahun ini, MNCN berhasil membukukan kenaikan laba bersih sebesar 26 persen menjadi Rp1,265 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,008 triliun. Naiknya laba bersih didukung melonjaknya pendapatan perseroan sebesar 23 persen menjadi Rp4,863 triliun dibandingkan semester I 2020 senilai Rp3,967 triliun.

Artikel Asli