IHSG Sepekan Terkoreksi 1,77 Persen, Rata-rata Frekuensi Harian Anjlok 7,3 Persen

inewsid | Ekonomi | Published at Minggu, 22 Agustus 2021 - 09:00
IHSG Sepekan Terkoreksi 1,77 Persen, Rata-rata Frekuensi Harian Anjlok 7,3 Persen

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi terakhir perdagangan Jumat (20/8/2021) berakhir di zona hijau. IHSG menguat 38,45 poin atau 0,64 persen ke 6.030.

Sementara mayoritas bursa saham regional Asia ditutup melemah, mulai dari Shanghai Composite Index (Shanghai) yang ditutup terkoreksi 38,22 poin atau 1,10 persen ke 3.427,33, Nikkei 225 Index (Tokyo) ditutup melemah 267,92 poin atau 0,98 persen ke 27.013,25, Indeks Hang Seng (Hong Kong) ditutup anjlok 466,60 poin atau 1,84 persen ke 24.849,72. Sementara itu, Indeks Straits Times (Singapura) ditutup menguat 15,78 poin atau 0,51 persen ke 3.102,75.

Berikut ini fakta-fakta pergerakan IHSG selama periode 16-20 Agustus 2021 berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI):

1. IHSG turun 1,77 persen selama sepekan

Dalam sepekan perdagangan, IHSG mengalami penurunan 1,77 persen atau ditutup pada level 6.030,77 dari level 6.139,49 pada penutupan perdagangan pekan sebelumnya.

2. Rata-rata frekuensi harian bursa turun

Senada dengan IHSG, rata-rata frekuensi harian Bursa turut mengalami penurunan sebesar 7,34 persen menjadi 1.458.268 transaksi dari 1.573.789 transaksi pada pekan sebelumnya.

3. Kapitalisasi pasar mengalami pelemahan

Kapitalisasi pasar Bursa melemah 1,80 persen menjadi sebesar Rp7.267,791 triliun dari Rp7.400,658 triliun pada pekan sebelumnya.

4. Rata-rata volume transaksi harian dan rata-rata nilai transaksi harian melemah

Rata-rata volume transaksi harian pada pekan ini juga melemah sebesar 3,40 persen menjadi 22,651 miliar saham dari 23,448 miliar saham pada pekan yang lalu

Kemudian, pelemahan sebesar 10,88 persen terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) sepekan menjadi menjadi Rp13,904 triliun dari Rp15,602 triliun pada pekan lalu.

5. Investor asing catatkan aksi beli bersih

Investor asing pada hari perdagangan terakhir mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp156,86 miliar. Sedangkan sepanjang 2021, investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp20,097 triliun.

Aksi beli bersih terbesar investor asing pada akhir pekan dilakukan pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp401,9 miliar dan pergerakan saham stagnan atau tidak mengalami perubahan di level Rp33.000 per saham.

Artikel Asli