Sukses ke Luar Angkasa, Kok Richard Branson Jual Sahamnya di Virgin Galactic?

wartaekonomi | Ekonomi | Published at 16/08/2021 14:20
Sukses ke Luar Angkasa, Kok Richard Branson Jual Sahamnya di Virgin Galactic?

Pendiri Virgin Galactic, Sir Richard Branson, menjual hampir USD300 juta (Rp4,3 triliun) saham di perusahaan pariwisata luar angkasanya. Ini karena ia harus mendanai usaha lain yang telah terpukul keras oleh pandemi.

Melalui perusahaan investasinya, Virgin Investments, Branson membuang lebih dari 10,4 juta saham di Virgin Galactic atau sekitar 4 persen selama tiga hari minggu ini dengan total hasil di bawah USD300 juta, menurut pengajuan dengan Securities and Exchange Commission (SEC).

Dilansir dari New York Post di Jakarta, Senin (16/8/21) saham Virgin Galactic pun terakhir terlihat diperdagangkan 2 persen lebih rendah di tengah berita penjualan.

Ini adalah ketiga kalinya Branson menjual saham Virgin Galactic sejak go public melalui merger dengan SPAC pada tahun 2019.

Dia menjual hampir setengah miliar dolar saham di perusahaan itu pada Mei tahun lalu ketika pandemi menghantam usaha lainnya, seperti pelayaran, maskapai penerbangan, dan hotel. Branson kemudian menjual lagi senilai USD150 juta saham Virgin Galactic pada bulan April.

Penjualan saham terbaru ini terjadi hanya satu bulan setelah Branson menjadi miliarder pertama yang terbang ke luar angkasa.

Virgin Investments milik Branson masih menjadi salah satu pemegang saham terbesar dari perusahaan pariwisata luar angkasa dengan saham sekitar 18 persen, atau 46,3 juta saham senilai sekitar USD1,2 miliar (Rp17,2 triliun) pada harga penutupan terakhir saham.

Seorang perwakilan Virgin Group mengungkap ahwa perusahaan induk Branson berniat untuk menggunakan hasil bersih dari penjualan ini untuk mendukung portofolio bisnis liburan, dan perjalanan global yang terus terpengaruh oleh dampak pandemi COVID-19.

"Virgin Group terus menjadi pemegang saham tunggal terbesar di Virgin Galactic," tambah pernyataan itu.

Sebelumnya, Ketua Virgin Galactic Chamath Palihapitiya menjual seluruh saham pribadinya di perusahaan dengan harga sekitar USD213 juta (Rp3 triliun) pada bulan Maret.

Artikel Asli