Garuda Fokus Upaya Efisiensi dan Adaptif

koran-jakarta.com | Ekonomi | Published at 16/08/2021 08:28
Garuda Fokus Upaya Efisiensi dan Adaptif

JAKARTA - Garuda Indonesia mempersiapkan sejumlah langkah pemulihan usaha berbasis organisasi yang ramping dan fokus pada langkah adaptif. Hal itu sebagai bagai upata untuk bangkit dari keterpurukan akibat dampak pandemic Covid-19.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan Perseroan hingga saat ini terus mengoptimalkan kinerja usaha melalui perbaikan pada aspek likuiditas, efisiensi biaya operasional, serta restrukturisasi kewajiban sebagai penentu keberlangsungan strategi pemulihan kinerja usaha pada beberapa tahun mendatang.

"Dapat kami sampaikan bahwa upaya menuju pemulihan kinerja akan berlangsung lebih lama dari yang kita perkirakan bersama," kata Irfan saat jumpa pers virtual usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), akhir pekan lalu.

Meski demikian, tambahnya, pihaknya optimistis transformasi kinerja merupakan keniscayaan yang akan terus diakselerasi secara berkesinambungan di tengah tantangan fundamental dari kondisi pandemi Covid-19.

Menurut Irfan, sepanjang 2020, Garuda terus menjalankan berbagai upaya strategis dalam menunjang berbagai langkah pemulihan kinerja, di antaranya optimalisasi lini bisnis penunjang seperti kargo dan charter , pengoperasian dua pesawat passenger freighter , dan perluasan jaringan penerbangan kargo internasional.

Perombakan Komisaris

Dijelaskan Irfan, melalui agenda Perubahan Pengurus Perseroan tersebut, RUPST memberhentikan dengan hormat Triawan Munaf (Komisaris Utama), Peter F Gontha (Komisaris), Zannuba Ariffah Chafsoh (Komisaris Independen), Elisa Lumbantoruan (Komisaris Independen), Dony Oskaria (Wakil Direktur Utama), dan M Rizal Pahlevi (Direktur Niaga dan Kargo). RUPST juga menyetujui beberapa perubahan nomenklatur jabatan komisaris dan direksi.

Berkenaan dengan persetujuan terhadap usulan itu, susunan Direksi Garuda Indonesia saat ini aadalah Direktur Utama Irfan Setiaputra, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Prasetio, Direktur Operasi Tumpal Manumpak Hutapea, Direktur Human Capital Aryaperwira Adileksana, Direktur Teknik Rahmat Hanafi dan Direktur Layanan dan Niaga Ade R Susardi.

Adapun susunan Dewan Komisaris yang baru adalah sebagai berikut, Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Timur Sukirno, Komisaris: Chairal Tanjung dan Komisaris Independen: Abdul Rachman.

Artikel Asli