Upayakan Kemandirian Indonesia Lewat BUMN, Erick Thohir Fokus di Tiga Sektor Ini

Ekonomi | inewsid | Published at Rabu, 11 Agustus 2021 - 12:10
Upayakan Kemandirian Indonesia Lewat BUMN, Erick Thohir Fokus di Tiga Sektor Ini

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengatakan kemandirian Indonesia di masa mendatang akan sangat ditentukan pada tiga sektor, yakni kesehatan, energi, dan pangan.

Terkait dengan itu, Kementerian BUMN akan fokus mengembangkan perusahaan pelat merah di sektor kesehatan, energi, dan pangan agar dapat mewujudkan kemandirian dan meningkatkan daya saing Indonesia di masa mendatang.

"Kita harus pikirkan tiga sektor untuk kemandirian Indonesia ke depan, yaitu kesehatan, energi, dan pangan. Sektor lainnya kita rapihkan untuk bisa menjadi pendukung," kata Erick Thohir, dalam acara Chatroom CNN, yang disiarkan melalui live Instagram, Rabu (11/8/2021).

Dia menjelaskan, untuk mewujudkan hal itu, Kementerian BUMN telah melakukan efisiensi dengan membentuk holding BUMN per kluster, sehingga 27 klaster yang sebelumnya ada di BUMN kini menjadi 12 klaster.

Untuk Holding BUMN Kesehatan, Kementerian BUMN telah melakukan penataan dan efisiensi, dimana PT Bio Farma difokuskan untuk memproduksi vaksin, terutama vaksin Covid-19. Kemudian PT Kimia Farma Tbk difokuskan untuk obat-obatan medis, termasuk mengembangkan obat terapi Covid-19. Sedangkan PT Indofarma (Persero) Tbk difokuskan untuk mengembanagkan obat-obatan herbal.

"Kami juga menyiapkan pasarnya, dengan mensinergikan agar obat-obatan yang diproduksi BUMN kita bisa digunakan oleh RS Pemerintah. Jangan sampai kita punya obat herbal tapi tidak digunakan, seperti di Jepang, Korea, dan China," ujar Erick Thohir.

Selain itu, lanjutnya, Kementerian BUMN juga sedang menggarap Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan di Bali, dimana akan dibangun rumah sakit bertaraf internasional untuk perawatan dan penyembuhan pasien.

"Insya Allah 2 tahun lagi kita akan bangun Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan di Bali, supaya 6.000 orang Indonesia yang biasanya pergi ke luar negeri setiap tahun untuk berobat tidak perlu ke luar negeri lagi karena fasilitas yang sama ada di Bali," ungkap Erick Thohir.

Sedangkan untuk klaster energi, Erick Thohir mengatakan, selain merestrukturisasi sub Pertamina agar mandiri bahkan bisa menghasilkan keuntungan, Kementerian BUMN kini sedang fokus menyatukan bisnis geotermal Pertamina dan PLN.

"Kalau ini disatukan, akan jadi perusahaan geotermal terbesar di dunia. Jadi kita bisa mandiri di sektor energi, bahkan bisa menjadi penyuplai," kata Erick Thohir.

Sementara untuk klaster pangan, ada delapan perusahaan BUMN yang kini sedang disinergikan menjadi Holding BUMN Pangan, yang direncanakan terbentuk pada September 2021.

Ke-8 BUMN Pangan yang akan tergabung dalam holding BUMN pangan adalah PT Berdikari, PT Perikanan Indonesia, PT Perikanan Nusantara, PT Pertani, PT Sang Hyang Seri, PT Bhanda Ghara Reksa, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, dan PT Garam.

Erick Thohir menjelaskan, ketiga BUMN tersebut akan diarahkan untuk menjadi lokomotif utama yang memberi kontribusi bagi kemandirian dan ekonomi Indonesia, ditopang oleh holding BUMN lainnya, seperti perbankan (Himbara), karya (infrastruktur dan logistik), dan telekomunikasi.

"Semua klaster saling bersinergi dan harus siap dengan open market, tetapi kita tetap menjadi korporasi yang menguasai market," ujar Erick Thohir.

Artikel Asli