Bersama-sama Atasi Dampak PPKM, WGSHub Ajak Family Business dan SME Go Digital

Ekonomi | wartaekonomi | Published at Rabu, 11 Agustus 2021 - 11:33
Bersama-sama Atasi Dampak PPKM, WGSHub Ajak Family Business dan SME Go Digital

Pabrik pembuat startup PT Wira Global Solusi (WGS Hub) merangkul F amily Business dan Small Medium Enterprise (SME) dengan gerakan Go Digital guna mempertahankan dan meningkatkan penjualannya, di era pandemi dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/8/2021), Ikin Wirawan, Pendiri dan Presiden Komisaris WGSHub, mengatakan pandemi ini memaksa Family Business dan SME harus cepat beradaptasi dan bergerak menuju Go Digital. Baca Juga: Investasi Bisnis Digital TelkomGroup Berbuah Manis, Kredivo Umumkan Rencanan jadi Perusahaan Publik

Namun, seringkali biaya dari perangkat lunak, tenaga ahli, dan infrastruktur teknologi informasi (IT infrastructure ) yang tidak murah menjadi ganjalan bagi para pihak-pihak tersebut melakukan Go Digital.

Di sinilah peran WGSHub sebagai Venture Builder menjadi solusi. Kami datang bukan sebagai vendor namun sebagai mitra, ujar Ikin.

Tujuan PPKM juga memberikan dampak negatif terhadap aktivitas ekonomi, terutama para pemilik family business dan SME tadi.

Karena itu, WGSHub mengajak family business dan SME mengatasi dampak PPKM ini dengan G o Digital dalam hal operasional maupun meningkatkan pemasarannya.

Sementara itu, Edwin Pramana selaku Direktur Utama dari WGSHub mengatakan WGSHub saat ini telah menyiapkan sistem kemitraan dan juga sudah mempersiapkan ekosistem yang dapat dimanfaatkan SME dan Family Business untuk Go Digital secepatnya tanpa perlu memikirkan mahalnya beban biaya dari programmer dan IT Infrastructure.

Hal tersebut juga sejalan dengan rencana pemerintah dalam program digitalisasi SME di tahun 2024 dengan target 30 juta pelaku SME terhubung dengan ekosistem digital.

Edwin meyakini bahwa pasar digital Indonesia pada tahun 2025 nanti diprediksi dapat meroket hingga bernilai US$124 miliar sehingga banyak ide digitalisasi yang memerlukan kemitraan mutualisme dengan Family Business dan SME.

Perseroan menargetkan dapat meraih 3%5% dari total market digital tahun 2024 dengan melahirkan startup-startup baru bersama Family Business dan SME.

Artikel Asli