KKP Amankan 7 Pelaku Pengeboman Ikan

koran-jakarta.com | Ekonomi | Published at 02/08/2021 08:44
KKP Amankan 7 Pelaku Pengeboman Ikan

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengamankan tujuh nelayan pelaku pengeboman ikan di wilayah perairan Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Penangkapan tersebut merupakan komitmen Menteri Trenggono untuk menjaga kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan dari praktik penangkapan ikan dengan cara yang merusak (destructive fishing).

"Ada tujuh pelaku pengeboman ikan yang diamankan oleh aparat kami di wilayah perairan Takalar," kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Antam Novambar, di Jakarta, akhir pekan kemarin.

Antam menyebutkan ketujuh pelaku berinisial SY, SH, MT, MR, DG, GM, MH, ditangkap pada Kamis (29/7) oleh Tim Patroli Pengawas Perikanan Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Takalar. Selain ketujuh nelayan tersebut, Tim PSDKP KKP juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti perahu, kompresor, dan hasil tangkapan.

"Pemeriksaan lanjutan sedang berjalan dan kasus ini akan ditangani oleh PPNS Perikanan pada Pangkalan PSDKP Bitung," pungkas Antam.

Direktur Pengawasan Sumber Daya Kelautan, Halid K Jusuf menyampaikan selain melakukan penegakan hukum, pihaknya juga terus mendorong langkah-langkah preventif dalam penanganan kasus-kasus destructive fishing, di antaranya melalui kampanye dan sosialisasi yang terus dilaksanakan di lokasi rawan destructive fishing.

Halid menyampaikan sinergi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum lainnya juga terus diperkuat.

"Pendekatan yang kami kedepankan adalah pencegahan melalui pemberian pemahaman, namun apabila hal tersebut diabaikan maka kami dan aparat penegak hukum lainnya tentu akan mengambil langkah tegas," ujar Halid.

Artikel Asli