Rupiah Menguat Meski Dibayangi Tingginya Kasus Covid-19

koran-jakarta.com | Ekonomi | Published at 02/08/2021 08:31
Rupiah Menguat Meski Dibayangi Tingginya Kasus Covid-19

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menguat pada akhir pekan, meski dibayangi masih tingginya jumlah kasus baru Covid-19 di Indonesia. Rupiah ditutup menguat 20 poin atau 0,14 persen ke posisi 14.463 rupiah per dollar Amerika Serikat (AS) dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya 14.483 rupiah per dollar AS.

"Pergerakan rupiah dipengaruhi kebijakan The Fed yang mempertahankan sikap dovish-nya dalam keputusan kebijakan terbaru. Selain itu data PDB AS untuk kuartal II tahun 2021 gagal memberikan dukungan kepada dollar," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi, di Jakarta, pekan lalu.

Ekonomi AS tumbuh 6,5 persen pada kuartal II 2021 di bawah estimasi pasar 8,4 persen, namun lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya 6,3 persen. Dari dalam negeri, tambah dia, investor tampaknya mengkhawatirkan masih tingginya jumlah kasus baru Covid-19 yang berpotensi menghambat laju pertumbuhan ekonomi.

Kasus baru Covid-19 di Tanah Air masih relatif tinggi di mana terjadi penambahan 41.168 kasus baru Covid-19 pada Jumat (30/7) sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 3,37 juta kasus. Jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 pun masih tinggi yaitu bertambah 1.759 kasus sehingga totalnya mencapai 92.311 kasus.

Artikel Asli