Penjualan Rumah Tapak Meningkat tapi Apartemen Lesu

okezone | Ekonomi | Published at 22/07/2021 16:21
Penjualan Rumah Tapak Meningkat tapi Apartemen Lesu

JAKARTA - Rumah tapak menjadi salah satu sektor properti yang bertahan dan bergairah pada triwulan II tahun ini, namun hal sebaliknya terjadi pada apartemen.

"Kita melihat sektor rumah tapak tetap bertahan di tengah pandemi. Kalau kita mengingat kembali di akhir tahun 2020, para pengembang perumahan sangat aktif atau cukup aktif dalam meluncurkan produk dan mendapatkan respons yang cukup baik dari pasar," ujar Head of Research JLL Yunus Karim dilansir dari Antara, Kamis (22/7/2021).

Yunus mengatakan hal-hal tersebut juga berlanjut ke semester I tahun ini dengan para pengembang perumahan masih tetap aktif dan mendapatkan respons cukup baik dari pasar.

Minat pasar terhadap rumah tapak masih cukup tinggi dalam merespons peluncuran produk rumah tapak baru dari pengembang. Permintaan yang mendominasi dari end users dan keterjangkauan harga menjadi faktor yang memengaruhi sektor rumah tapak tetap memiliki performa yang baik.

"Kita melihat di semester I tahun 2021 hampir 80 persen yang terjual memiliki harga di bawah Rp1,3 miliar sehingga keterjangkauan harga tetap menjadi kunci dari performa sektor ini," kata Yunus.

Selain itu, pemerintah memberikan stimulus seperti insentif PPN dan relaksasi Loan to Value (LTV ) yang kemudian disertai dengan promosi dari pengembang dan penawaran cara pembayaran yang bervariatif sehingga menunjang keberhasilan penjualan rumah tapak.

"Kami melihat dengan adanya permintaan rumah tapak yang cukup tinggi, pengembang akan terus aktif untuk meluncurkan produk baru di triwulan kedua di mana terdapat dua pengembangan perumahan berskala besar yang diluncurkan sehingga membuktikan bahwa sektor ini sangat diminati baik oleh pengembang, investor, maupun pasar," ujar Head of Research JLL tersebut.

Artikel Asli