Tingkatkan Produk TIK Dalam Negeri, Pemerintah Siapkan Rp17 Triliun

inewsid | Ekonomi | Published at 22/07/2021 15:07
Tingkatkan Produk TIK Dalam Negeri, Pemerintah Siapkan Rp17 Triliun

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah akan meningkatkan produksi untuk bidang pendidikan, terutama Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Pasalnya, Indonesia terbilang konsumtif untuk produk di bidang tersebut.

Lebih lanjut dia mengatakan, pemerintah akan menekan impor produk tersebut. Hal ini dilakukan supaya konsumsi produk TIK dalam negeri meningkat.

"Kita bisa melakukan impor-impor akan tetapi optimalisasi dari kita masih rendah dibanding produk impor. Ini juga untuk meningkatkan penggunaan produk TIK dalam negeri khususnya di bidang pendidikan," kata Luhut melalui konferensi virtual, Kamis (22/7/2021)

Sementara itu, untuk meningkatkan penggunaan produk TIK dalam negeri pada bidang pendidikan, pemerintah menyediakan anggaran Rp17 triliun. Anggaran ini akan digunakan hingga 2024 mendatang.

"Ke depan kita akan lakukan pembatasan impor dari luar selagi kita bisa memproduksi dan memproduksi di negeri kita sendiri khususnya nanti bidang TIK di bidang pendidikan seperti pengadaan sarana dan prasarana seperti laptop produk elektronik sendiri buatan lokal," ujarnya.

Saat ini ada enam produsen laptop dalam negeri yang memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) lebih dari 25 persen. Selain laptop, pemerintah akan mengadakan barang-barang TIK lain ke sekolah-sekolah. Produk TIK dalam negeri lain tersebut, seperti konektor, proyektor LCD, hingga speaker aktif.

Pemerintah juga akan melakukan kerja sama dengan beberapa instansi seperti Kemendikbud, Kemenperin, universitas, dan SMK untuk meningkatkan penggunaan serta pengoptimalisasi produksi TIK dalam negeri di Indonesia.

Artikel Asli