KPPU Hentikan Kasus Dugaan Kartel Biaya ATM Link

okezone | Ekonomi | Published at 22/07/2021 14:11
KPPU Hentikan Kasus Dugaan Kartel Biaya ATM Link

JAKARTA - Komisi Pengawas Persaingan Usaha ( KPPU ) telah selesai melakukan proses klarifikasi laporan atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Di mana, terkait dugaan penetapan harga dan kartel dalam pengenaan biaya cek saldo dan penarikan tunai di jaringan ATM Link dan menyatakan untuk menghentikan proses penegakan hukum atas laporan tersebut.

Direktur Advokasi Persaingan dan Kemitraan KPPU, Abdul Hakim Pasaribu menyebut, langkah itu mengingat tidak adanya minimal satu alat bukti yang menunjukkan adanya tindakan para terlapor telah melakukan penetapan harga dan kartel dalam pengenaan biaya cek saldo dan penarikan tunai melalui penggunaan ATM Link.

"Selain itu pihak pelapor juga telah mencabut laporannya ke KPPU, karena para terlapor tidak melaksanakan rencana pengenaan biaya cek saldo dan dan penarikan tunai di jaringan ATM Link," ujar Abdul dalam keterangan pers, Kamis (22/7/2021).

KPPU mencatat, atas setiap laporan yang masuk akan melakukan proses klarifikasi atas laporan tersebut. Klarifikasi dilakukan untuk memeriksa kelengkapan administrasi laporan, kebenaran identitas pelapor, kebenaran identitas terlapor, kebenaran alamat saksi.

Kemudian,kesesuaian dugaan pelanggaran UU 5 Tahun 1999 dengan pasal yang dilanggar dengan alat bukti yang diserahkan oleh pelapor, hingga menilai kompetensi absolut terhadap laporan.

Meskipun penanganan laporan telah ditutup, KPPU tetap akan melakukan upaya advokasi dan pengawasan terhadap pengenaan biaya cek saldo dan penarikan tunai maupun biaya jasa lainnya oleh ATM Link.

Artikel Asli